Bola / Bola Indonesia
Rabu, 11 Februari 2026 | 16:05 WIB
Miliano Jonathans cetak gol di Jong FC Utrecht ketika asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat memantaunya. (Instagram/@timnasindonesia)
Baca 10 detik
  • Kedatangan diaspora Timnas di BRI Super League menimbulkan perdebatan, didorong faktor gaji besar serta menipisnya peluang Eropa.
  • Terdapat lima pemain diaspora dinilai terlalu bagus untuk Super League karena performa apik di kompetisi Eropa.
  • Miliano Jonathans, Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Dean James dianggap akan mengalami penurunan karier bermain di Indonesia.

Kontrak Verdonk di Lille masih cukup panjang, sampai Juni 2028. Pun jika kontraknya berakhir, Verdonk diyakini akan banyak diminati klub besar Eropa.

4. Kevin Diks

Kevin Diks usai mencetak gol debut di Bundesliga. (Instagram/@borussia)

Bek serbabisa ini memiliki pengalaman panjang di Eropa dan kompetisi antarklub Eropa. Fleksibilitas bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah jadi nilai tambah.

Bermain di Bundesliga bersama Borussia Monchengladbach, Diks tunjukkan perfomance moncer meski di awal musim sempat tergangu akibat cedera.

Koleksi 3 gol dari 19 pertandingan di Bundesliga jadi bukti bahwa Kevin Diks akan sangat merugi jika mau menerima iming-iming uang untuk main di Liga Indonesia.

5. Dean James

Dean James bikin dua assist untuk kemenangan dramatis Go Ahead Eagles 2-1 atas Panathinaikos. [Dok. Go Ahead Eagles]

Performa stabil dan usia yang relatif muda membuat Dean James masih memiliki ruang berkembang di Eropa. Main di Liga Indonesia jadi penurunan karier untuk Dean James.

Apalagi belakangan santer terdengar Dean James akan mengikuti jejak Maarten Paes membela Ajax Amsterdam.

Kontributor: Adam Ali

Baca Juga: Timnas Indonesia Diajak Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2026, Ini Bocorannya!

Load More