Bola / Bola Indonesia
Kamis, 12 Februari 2026 | 10:43 WIB
Shayne Pattynama (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta resmi merekrut tiga pemain diaspora Timnas Indonesia untuk musim 2025-2026.

  • Mauro Zijlstra dan Shayne Pattynama dikontrak selama 2,5 tahun untuk perkuat Macan Kemayoran.

  • Jordi Amat telah berkontribusi besar dengan mencatatkan 17 penampilan dan mencetak dua gol.

Kehadirannya tentu memberikan variasi serangan baru bagi strategi yang akan diterapkan oleh pelatih kepala nantinya.

Zijlstra sendiri merasa tertantang untuk memberikan pembuktian kualitasnya di hadapan ribuan pendukung setia, Jakmania.

3. Perekrutan Shayne Pattynama Perkuat Sisi Sayap

Selain sektor penyerangan, Persija juga memperkuat barisan pertahanan dengan mendatangkan sosok tangguh, Shayne Pattynama.

Pemain yang memiliki kemampuan serbabisa ini resmi bergabung bersamaan dengan kedatangan Mauro Zijlstra ke skuad Macan Kemayoran.

Manajemen memberikan durasi kontrak yang sama bagi Shayne, yakni selama 2,5 tahun untuk mengawal sisi kiri tim.

Kualitas Shayne yang sering tampil bersama Timnas Indonesia diharapkan menularkan mentalitas juara kepada pemain-pemain lokal lainnya.

Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa menjadi modal berharga bagi Persija Jakarta dalam mengarungi sisa musim yang ketat.

4. Keberadaan Jordi Amat Sebagai Pilar Senior

Baca Juga: Souza Tak Gentar Poin Persib Bandung, Mauro Zijlstra dan Shayne Pattynama Siap Dongkrak Persija

Jauh sebelum kedua pemain tersebut datang, Jordi Amat sudah lebih dulu menjadi bagian penting dari tim Persija.

Bek berpengalaman ini telah bergabung sejak awal musim dan menjadi jenderal di lini pertahanan tim ibu kota.

Kontribusinya sangat nyata terlihat dari jumlah penampilan yang telah ia bukukan sepanjang kompetisi berjalan musim ini.

Jordi Amat sudah bergabung sejak awal musim dan telah tampil dalam 17 pertandingan serta mencetak 2 gol.

Kematangan Jordi dalam membaca permainan membuatnya sulit digantikan oleh pemain lain di posisi bek tengah utama.

Integrasi antara pemain diaspora dan talenta lokal menjadi strategi utama Persija untuk mendominasi liga musim ini.

Load More