-
Sumardji dilarang FIFA dampingi Timnas selama 20 laga akibat insiden lawan Irak.
-
Denda sebesar Rp324 juta dijatuhkan kepada Sumardji karena melanggar Kode Disiplin FIFA.
-
PSSI masih mencari pengganti manajer baru yang mampu menangani tekanan berat publik.
Suara.com - Kursi manajer Timnas Indonesia kini sedang menjadi sorotan setelah munculnya kabar mengejutkan dari FIFA.
Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, memberikan pandangan mendalam mengenai kerumitan posisi yang selama ini ia emban.
Hingga detik ini, sosok yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di bangku cadangan masih misterius.
Sumardji mengakui bahwa tanggung jawab sebagai pendamping skuad Garuda memiliki beban mental yang sangat masif.
Hal ini berkaitan erat dengan posisi Timnas yang kini sedang berjuang di kancah internasional.
Langkah Sumardji terhenti karena keputusan tegas yang dikeluarkan oleh Komite Disiplin badan sepak bola dunia.
Tiga pengadil FIFA, Jorge Palacio, Alejandro Jose Piera, dan Paola Lopez Barraza, telah mengetok palu sidang.
Berdasarkan hasil pertemuan pada 18 November 2025, Sumardji dinyatakan bersalah atas insiden di lapangan hijau.
Surat keputusan dengan nomor FFD-25650 menjadi dasar hukum dilarangnya Sumardji mendampingi tim nasional Indonesia.
Baca Juga: Calon Lawan Timnas Indonesia, St Kitts and Nevis Diperkuat Eks Rekan Elkan Baggott
Hukuman ini merupakan buntut dari peristiwa yang terjadi pada babak kualifikasi menuju Piala Dunia.
Sumardji terbukti melanggar regulasi yang tertuang dalam Kode Disiplin FIFA pasal 14 ayat 1.
Poin pelanggaran tersebut merujuk pada tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap perangkat pertandingan atau wasit.
Kejadian panas itu meletus saat laga krusial antara Irak melawan Indonesia di fase keempat kualifikasi.
Pertandingan yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Oktober 2025 menjadi saksi bisu insiden tersebut.
Akibatnya, Sumardji harus membayar denda sebesar 15 ribu franc Swiss atau mencapai Rp324 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026