- MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025–2026 diadakan 12–15 Februari 2026 di Jakarta Timur, didukung Pemprov DKI Jakarta.
- Turnamen ini menggerakkan pembinaan sepak bola putri usia dini, menarik partisipasi 2.319 siswi dari 128 SD/MI.
- Peserta terbaik akan diseleksi untuk mewakili Jakarta dalam MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Kudus Juni 2026.
Total 2.319 siswi dari 128 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) ambil bagian, dengan 85 tim di kategori usia (KU) 10 serta 123 tim di KU 12.
Menurut Teddy, angka tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya minat terhadap sepak bola putri usia dini di ibu kota.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan strategis Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan yang ikut memastikan kelancaran kompetisi.
“Kami melihat tingkat partisipasi yang sangat positif dari para atlet muda di Jakarta, dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan dan turut ambil bagian dalam program ini."
"Capaian tersebut merefleksikan pertumbuhan minat yang kian kuat terhadap sepak bola putri di tingkat usia dini. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, atas dukungan strategis yang diberikan sehingga penyelenggaraan kegiatan ini dapat berjalan optimal."
"Kami berharap seri ini dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam memperkuat keberlanjutan MilkLife Soccer Challenge di Jakarta pada penyelenggaraan berikutnya,” ujar Teddy.
Sementara itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, mengaku terkesan dengan perkembangan kualitas permainan dari seri ke seri.
Tingginya jumlah peserta membuat babak kualifikasi MLSC Seri 2 Jakarta 2025–2026 digelar selama empat hari sebelum memasuki fase knockout dan grup.
“Proses kualifikasi hingga babak knockout dan fase grup memberi kesempatan lebih luas bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tim pelatih regional nantinya akan menyeleksi pemain-pemain potensial untuk dibentuk menjadi satu tim yang akan mewakili Jakarta di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Kudus pada Juni 2026,” jelasnya.
Baca Juga: Terlibat Kasus Korupsi, 9 Klub Super League Disanksi Pengurangan Poin
Jacksen menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan demi meningkatkan kualitas kompetisi dan perkembangan pemain.
“ Kami selalu melakukan evaluasi setelah event. Kami meninjau beberapa aturan yang bisa disesuaikan, misalnya terkait faktor usia, sehingga anak-anak bisa berkembang lebih optimal dan berjenjang. Mereka akan belajar bagaimana bermain sebelas lawan sebelas, dan dengan evaluasi yang tepat, kami berharap permainan mereka tetap menarik dan semakin berkualitas,” ujar Jacksen.
Atmosfer kompetisi juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Amanda Aqhila Putri dari SDN Cikini 01 yang sukses membawa timnya menembus babak utama setelah lolos dari fase kualifikasi pada 22–25 Januari lalu.
“Ini pertama kali saya ikut turnamen sebesar ini, sampai terasa speechless karena venue-nya sangat besar, ada empat lapangan! Kami harus benar-benar siap dan punya strategi jika ingin menghadapi tim-tim besar,” ujar Amanda.
Ia mengakui perjalanan menuju babak utama tidaklah mudah dan membutuhkan fokus di setiap pertandingan.
“Perjalanan dari kualifikasi sampai tahap ini cukup menantang. Kami ingin fokus di setiap pertandingan agar bisa meraih kemenangan dan memberikan yang terbaik, apalagi ini pertama kalinya sekolah kami ikut serta. Semoga kami bisa membuat penampilan yang membanggakan,” tutupnya.
MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025–2026 sendiri akan digelar di 12 kota. Setelah Semarang dan Tangerang, kompetisi berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta (27 Januari–1 Februari), Solo dan Jakarta (10–15 Februari), Samarinda by Bayan (23–26 April), Bekasi (28 April–3 Mei), Banjarmasin by Bayan (30 April–3 Mei), Kudus dan Surabaya (12–17 Mei), serta Malang (19–24 Mei). Ajang ini diharapkan terus menjadi fondasi kuat bagi masa depan sepak bola putri Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah