- David Seaman mengkritik Gianluigi Donnarumma atas selebrasi berlebihan pasca penyelamatan yang dinilai kurang signifikan.
- Seaman berpendapat bahwa selebrasi kiper modern seharusnya hanya dilakukan pada momen penyelamatan yang benar-benar krusial.
- Mantan kiper Arsenal itu juga menyoroti perlunya kiper modern tetap fokus pada aspek fundamental seperti posisi dan ketenangan.
Suara.com - Legenda Inggris dan Arsenal, David Seaman, melontarkan kritik tajam kepada Gianluigi Donnarumma.
Ia menilai kiper Manchester City itu kerap melakukan selebrasi berlebihan untuk penyelamatan yang sebenarnya tergolong ru
Seaman, yang dikenal sebagai salah satu kiper terbaik Inggris di era 1990-an hingga awal 2000-an, mengaku kurang menyukai tren selebrasi berlebihan dari penjaga gawang modern.
“Yang benar-benar membuat saya terganggu adalah ketika kiper merayakan setiap tembakan. Donnarumma, yang sebenarnya salah satu favorit saya saat ini, melakukan selebrasi besar setelah beberapa penyelamatan yang setengah bagus,” ujar Seaman seperti dikutip dari Football Italia.
Menurutnya, selebrasi seharusnya dilakukan ketika momen tersebut benar-benar krusial.
“Ketika mereka melakukan itu, saya berpikir: ‘Ayo, kamu lebih baik dari itu.’ Rayakan ketika itu benar-benar berarti,” tambahnya.
Donnarumma bergabung dengan Manchester City pada bursa transfer musim panas lalu setelah tersisih dari skuad Paris Saint-Germain.
PSG sendiri merekrut Lucas Chevalier sebagai pengganti.
Sejak berseragam City, kiper timnas Italia itu langsung menjadi pilihan utama dan tampil dalam sejumlah laga penting, termasuk di Premier League dan Liga Champions.
Baca Juga: Angkat Topi untuk Benjamin Sesko tapi Carrick Akui Lini Depan Manchester United Tumpul
Namun, gaya selebrasinya usai melakukan penyelamatan menjadi perhatian Seaman.
“Saat saya melihat kiper yang baru menandatangani kontrak lalu bereaksi berlebihan setelah penyelamatan yang bahkan tidak terlalu sulit, saya berpikir, ‘Apa yang kamu lakukan?’ Itu sangat mengganggu saya,” tegasnya.
Selain mengkritik Donnarumma, Seaman juga membahas perubahan peran penjaga gawang di era modern.
Ia menilai kiper saat ini dituntut lebih aktif dalam membangun serangan dengan kemampuan kaki yang baik.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspek fundamental tetap menjadi kunci.
“Posisi, pengambilan keputusan, dan ketenangan tetap sama pentingnya seperti dulu,” kata mantan kiper Arsenal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Pergantian Taktik dan Pola yang Bisa Dilakukan John Herdman di Laga Kontra Bulgaria
-
Kevin Diks Waspadai Keunggulan Fisik Timnas Bulgaria Meski Tak Bawa Kekuatan Penuh
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Bulgaria Digdaya di FIFA Series Edisi 2024!
-
Final FIFA Series 2026: Jay Idzes Ternyata Pernah Permalukan Pemain Bulgaria
-
John Herdman Ajak Suporter Jadikan GBK 'Gunung Berapi' untuk Guncang Mental Bulgaria
-
2 Rekor Menanti John Herdman Bersama Timnas Indonesia
-
John Herdman Bandingkan Atmosfer GBK dengan Old Trafford, Lebih Riuh Mana?
-
Adu Market Value Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Garuda Lebih Unggul?
-
Mesin Gol di Timnas Indonesia Junior, Ini Statistik Jens Raven yang Dipanggil John Herdman
-
Bantai Lawan Sebelum Hadapi Timnas Indonesia, Bulgaria Punya 3 Pemain Berbahaya