- Stadion Pakansari tetap jadi lokasi Pegadaian Championship 2025/2026 meski diterpa angin puting beliung Kamis (12/2).
- Bupati Bogor memastikan keamanan stadion setelah inspeksi teknis, pertandingan tetap digelar Sabtu (14/2) mendatang.
- Angin kencang merusak atap fasilitas stadion, pohon tumbang, dan melukai ringan satu warga, penanganan sedang berlangsung.
Suara.com - Laga Pegadaian Championship 2025/2026 dipastikan tetap berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meski sebelumnya terjadi angin puting beliung yang merusak sejumlah fasilitas stadion pada Kamis (12/2) siang.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa stadion masih aman dipakai setelah dilakukan inspeksi oleh tim teknis bersama instansi terkait.
“Stadion Pakansari tetap beroperasi dan digunakan untuk kegiatan olahraga. Insyaallah pertandingan Liga 2 (Pegadaian Championship-red) pada Sabtu (14/2) tetap digelar karena dari sisi keamanan tidak membahayakan penonton,” kata Rudy di Cibinong, Kamis (12/2).
Ia menjelaskan, angin kencang tersebut mengakibatkan kerusakan pada beberapa bagian stadion, seperti atap dan plafon di sejumlah ruangan. Meski demikian, kondisi itu tidak mengganggu fungsi utama stadion sebagai tempat pertandingan.
“Ada beberapa fasilitas yang perlu perbaikan, tetapi secara fungsi dan keamanan masih dapat digunakan,” ujar Rudy.
Sesuai jadwal, Sabtu (14/2) Garudayaksa FC akan menjamu Persekat dalam laga ke-19 Grup A Pegadaian Championship di Stadion Pakansari.
Pemerintah Kabupaten Bogor menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas, sekaligus memastikan fasilitas umum yang dipakai tetap dalam kondisi aman dan layak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat menyampaikan bahwa kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap di Gerbang 3, 4, dan 5 Stadion Pakansari. Selain itu, beberapa bangunan di sekitar stadion, termasuk gedung koperasi yang masih dalam tahap pembangunan, juga mengalami kerusakan atap cukup serius.
“Pohon-pohon peneduh di sisi timur dan selatan tumbang. Ada satu korban masyarakat dari kegiatan pencak silat mengalami luka ringan akibat tertimpa tenda yang roboh dan sudah ditangani,” kata Ade.
Baca Juga: Atap Stadion Pakansari Rusak Dihantam Angin Kencang
Ia menambahkan, dua kendaraan turut terdampak, yakni satu mobil milik pegawai Dispora dengan kaca samping pecah serta satu unit L300 milik pengunjung yang kaca depannya rusak.
Dalam upaya penanganan, BPBD bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait langsung melakukan langkah mitigasi dengan membersihkan puing dan merapikan area yang terdampak.
“Kami berharap penanganan ini segera selesai agar aktivitas masyarakat, termasuk olahraga, tidak terganggu,” tutur dia.
Ade menyebutkan, penanganan saat ini masih difokuskan di kawasan Pakansari. Namun, BPBD telah menyiapkan tim kecil yang siap bergerak apabila ada laporan kejadian serupa di wilayah lain.
(Antara)
Berita Terkait
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Dihantam Angin Kencang
-
Kembali Lawan Persipal Palu, Kendal Tornado FC Pantang Remehkan Lawan
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Kejutan! PSIM Yogyakarta Pinjamkan Erwan Hendarwanto ke Garudayaksa FC
-
Kendal Tornado FC Datangkan Yulfikar Mansyur dari Persis Solo
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!