-
Jay Idzes raih nilai tinggi usai tampil solid kantongi dua striker lawan di Liga Italia.
-
Media Italia puji kepemimpinan dan ketenangan Jay Idzes saat mengawal pertahanan Sassuolo lawan Udinese.
-
Aksi penyelamatan krusial Jay Idzes di garis gawang bawa Sassuolo menang dramatis atas tuan rumah.
Suara.com - Ketangguhan lini pertahanan Sassuolo saat ini tidak bisa dilepaskan dari peran vital kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Pemain bertahan yang akrab disapa Bang Jay ini kembali menunjukkan kelasnya saat mengawal sektor belakang timnya.
Pertandingan pekan ke-25 Liga Italia menjadi panggung bagi Idzes untuk memperlihatkan kualitas bertahannya yang sangat luar biasa.
Berlaga di markas Udinese, Bluenergy Stadium, Idzes harus bekerja ekstra keras menjaga kedalaman skuat Neroverdi yang sempat tertekan.
Ketenangan Idzes dalam membaca arah serangan lawan menjadi faktor kunci keberhasilan timnya meraih poin penuh dalam laga tersebut.
Ketangguhan Jay Idzes di Lini Belakang
Media ternama asal Italia, Sassuolonews tidak segan memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas performa impresif yang ditunjukkan bek jangkung tersebut.
Idzes dinilai mampu mematikan pergerakan dua penyerang utama tim lawan yang terus berupaya membongkar pertahanan Sassuolo sepanjang waktu.
Kehadirannya di lapangan memberikan rasa aman bagi rekan-rekan setimnya meskipun tekanan dari tuan rumah datang bertubi-tubi sejak awal.
Baca Juga: Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
Performa solid ini membuat media-media setempat memberikan rating yang cukup tinggi bagi pemain yang menjadi andalan pelatih Fabio Grosso.
"Bek tengah itu menunjukkan performa yang sangat positif, menyelamatkan hasil pertandingan dengan penyelamatan ajaib di garis gawang setelah aksi liar Muric," tulis ulasan dari media Italia.
Analisis Media Italia Terhadap Performa Idzes
Kutipan tersebut merujuk pada salah satu momen krusial di mana Idzes berhasil menggagalkan peluang emas lawan yang sudah di depan mata.
Selain aksi penyelamatan di garis gawang, Idzes juga tercatat sangat dominan dalam melakukan duel-duel bola udara melawan striker lawan.
Keunggulan fisiknya dipadukan dengan kecerdasan dalam menempatkan posisi membuatnya sulit untuk dilewati oleh pemain depan manapun dalam laga itu.
Banyak pihak menilai bahwa Idzes memiliki karakteristik pemimpin yang sangat kuat sehingga mampu mengorganisir lini pertahanan dengan sangat rapi.
"Dia mendominasi dalam duel udara melawan Meister dan Durosinmi. Idzes menampilkan profil seorang pemain bertahan yang berpengalaman dan karimastik," tambah ulasan media tersebut.
Kontribusi Besar dalam Kemenangan Sassuolo
Kemenangan dramatis Sassuolo atas Udinese dengan skor tipis 2-1 ini tidak lepas dari disiplinnya Idzes dalam mengawal pemain kunci lawan.
Ia seringkali harus berhadapan langsung dengan dua striker sekaligus untuk memastikan tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan menjadi gol penyama.
Meskipun tandemnya di lini belakang sempat mengalami pergantian, Idzes tetap mampu menjaga fokus dan tidak membiarkan pertahanan timnya goyah.
Statistik menunjukkan bahwa akurasi umpan dan jumlah intersep yang dilakukan Idzes berada di atas rata-rata pemain bertahan lainnya dalam laga tersebut.
Hal ini membuktikan bahwa pemain berusia 24 tahun itu sudah sangat beradaptasi dengan gaya permainan keras dan taktis di Liga Italia.
Reputasi Jay Idzes yang Terus Menanjak
Pujian dari jurnalis olahraga di Italia menjadi bukti otentik bahwa kualitas pemain keturunan Indonesia ini sudah sangat diakui di tanah Eropa.
Idzes tidak hanya sekadar bermain, namun ia menjadi pilar yang menentukan arah permainan tim saat dalam posisi bertahan maupun transisi.
Keberhasilan mengantongi penyerang-penyerang tangguh di Serie A akan semakin meningkatkan kepercayaan diri Idzes untuk laga-laga besar berikutnya.
Publik sepak bola tanah air tentu merasa bangga melihat kapten tim nasional mereka mendapatkan kehormatan dan pengakuan di kasta kompetisi tertinggi.
Konsistensi yang ditunjukkan Idzes diharapkan terus bertahan demi membantu Sassuolo merangkak naik ke posisi yang lebih baik di klasemen liga.
Adaptasi Cepat di Kompetisi Italia
Kemampuan Idzes untuk terus menjadi pilihan utama di bawah asuhan Fabio Grosso menunjukkan betapa pentingnya peran sang pemain bagi klub.
Ia mampu menerjemahkan instruksi taktik pelatih dengan sangat sempurna di atas lapangan hijau meskipun harus menghadapi tekanan supporter lawan.
Setiap laga yang dijalani Idzes seolah menjadi ajang pembuktian bahwa dirinya layak bersaing dengan pemain-pemain elit di daratan Italia.
Media setempat bahkan mulai membandingkan gaya mainnya dengan beberapa bek legendaris karena ketenangannya dalam menguasai bola di area berbahaya.
"Idzes menampilkan profil seorang pemain bertahan yang berpengalaman dan karimastik," tegas media Italia dalam laporan penilaian performa pemain pascapertandingan berakhir.
Masa Depan Cerah Bek Timnas Indonesia
Dengan performa yang terus menanjak, tidak menutup kemungkinan Idzes akan semakin diminati oleh klub-klub besar lainnya di masa mendatang.
Ketenangannya dalam menghadapi situasi satu lawan satu menjadi senjata rahasia yang selalu diandalkan Sassuolo dalam meredam agresivitas lawan-lawannya.
Dukungan penuh dari manajemen dan pelatih menjadi modal berharga bagi Idzes untuk terus mengembangkan kemampuannya di kompetisi yang sangat kompetitif.
Pengalaman bertanding di level tertinggi ini akan membawa dampak positif yang sangat besar bagi kemajuan Timnas Indonesia di ajang internasional.
Semua mata kini tertuju pada aksi-aksi penyelamatan berkelas berikutnya dari bek tangguh yang kini menjadi fenomena di jagat sepak bola Italia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Masih Ingat Cristiano Lupatelli Kiper Nomor Punggung 10? Begini Kabarnya Saat Ini
-
Menerka Strategi Jose Mourinho Jelang Benfica vs Real Madrid: Bakal Pragmatis atau Menyerang Total?
-
Media Vietnam Pandang Remeh, Labeli Timnas Indonesia Skuad 100 Persen Kalah di Final Piala AFF
-
3 Fakta Jhonattan Limbu, Pemain Keturunan Berdarah Gurkha-Jawa, Masa Depan Timnas Indonesia
-
Febri Hariyadi Resmi ke Persis Solo Demi Misi Penyelamatan Laskar Sambernyawa
-
Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Meski Sudah Unggul 3-0, Ratchaburi FC Tetap Waspadai Amuk Balas Dendam Persib Bandung
-
Bintang Baru PSIM Jop van der Avert Akui Kaget dengan Cuaca Ekstrem Indonesia
-
Debut bersama PSIM, Jop van der Avert Nilai Liga Indonesia Sedang Berkembang
-
Sindiran Tajam Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bergantung Naturalisasi daripada Pemain Muda