- Cristiano Lupatelli, mantan kiper Liga Italia era 90-an, kini menjabat pelatih kiper Timnas Italia.
- Lupatelli pernah meraih Scudetto bersama AS Roma musim 2000/2001 dan uniknya memakai nomor punggung 10.
- Penunjukan Lupatelli ke staf pelatih Italia dilakukan secara mendadak atas permintaan pelatih Gennaro Gattuso.
Suara.com - Penggemar Liga Italia era 90-an tentu tak asing dengan sosok kiper berkepala plontos yang identik dengan nomor punggung 10, Cristiano Lupatelli.
Ya berbeda dengan kiper-kiper pada umumnya yang mengenakan nomor punggung 1 atau 12, Lupatelli memilih mengenakan nomor yang biasa digunakan striker ataupun playmaker, nomor 10.
Bagaimana kabar Lupatelli saat in? Apakah ia masih berkecimpung di dunia sepak bola?
Lupatelli ternyata masih tak bisa dipisahkan dari lapangan sepak bola. Lupatelli ternyata saat ini menjadi pelatih kiper Timnas Italia.
Bersama Roberto Perrone, Lupatelli diminta oleh pelatih Italia, Gennaro Gattuso untuk menjadi pelatih kiper.
Sebelumnya, pada 2024, ia lebih dulu dipercaya menangani kiper Timnas Italia U-16.
Lupatelli mengaku penunjukannya terjadi secara tiba-tiba.
“Semua terjadi begitu saja, mendadak. Mister menghubungi saya dan ada kesempatan untuk membantu di staf pelatih. Ini sebuah kehormatan besar,” ujarnya kepada Fanpage
Menurutnya, suasana di skuad Azzurri penuh antusiasme dan semangat kebersamaan.
Baca Juga: Ditahan Imbang AS Roma, Conte Sebut Nasib Napoli Tergantung pada 13 Laga Sisa
“Saya melihat banyak antusiasme dan keinginan membentuk tim yang solid untuk mencapai target bersama,” kata Lupatelli.
Karier Lupatelli sebagai pemain tak bisa dilepaskan dari momen emas bersama AS Roma saat meraih Scudetto musim 2000/2001 di bawah asuhan Fabio Capello.
Ia berbagi ruang ganti dengan nama-nama besar seperti Francesco Totti, Gabriel Batistuta, dan Vincenzo Montella.
“Saya datang dari Serie B bersama Andria, masih sangat muda. Ruang ganti itu dipenuhi juara-juara besar,” kenangnya.
Ia juga menjadi bagian dari kisah Chievo Verona, tim kuda hitam yang finis kelima Serie A dan mencatat sejarah sepak bola Italia.
Salah satu hal unik dalam karier Lupatelli adalah keberaniannya mengenakan nomor punggung 10.
Berita Terkait
-
Ditahan Imbang AS Roma, Conte Sebut Nasib Napoli Tergantung pada 13 Laga Sisa
-
Fabio Capello Ingatkan Inter dan Juventus, Awas AC Milan-AS Roma Siap Tikung!
-
Jadwal Padat Gattuso Demi Tiket Piala Dunia 2026: Tanpa TC, Keliling Dunia Temui Pemain
-
AS Roma Tetapkan Standar Gaji Baru, Paulo Dybala Berpotensi Hengkang Akhir Musim
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi