Pemain PSM dan Timnas Indonesia U-23, Ricky Pratama yang dipolisikan karena dugaan penganiayaan. (Instagram/@rickypratama015)
Baca 10 detik
- Ricky Pratama dilaporkan polisi pada 15 Februari 2026 atas dugaan penganiayaan terhadap perempuan berinisial AD.
- Kasus ini diproses berdasarkan Pasal 466 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru mengenai kekerasan fisik.
- Ricky adalah pemain muda PSM Makassar yang sukses menjuarai Liga 1 dan pernah memperkuat Timnas Indonesia kelompok umur.
Ia pernah memperkuat tim asuhan Shin Tae-yong, Indra Sjafri, hingga Gerald Vanenburg. Terakhir, Ricky tergabung dalam Timnas Indonesia U-23 pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan tampil selama 74 menit dalam dua pertandingan.
Namun, dengan munculnya laporan dugaan penganiayaan yang menyeret namanya, masa depan karier Ricky Pratama kini menjadi sorotan.
Jika proses hukum berlanjut hingga menjatuhkan sanksi pidana, hal tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan profesionalnya sebagai pemain sepak bola nasional.
Publik pun menunggu perkembangan resmi dari pihak berwenang serta klarifikasi dari semua pihak terkait.
Komentar
Berita Terkait
-
Siapa Marcelo Serrano? Pelatih Baru Saint Kitts dan Nevis, Siap Lawan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong akan Kembali ke Indonesia, Jeje: Detailnya Nanti
-
Kronologi Pemain Berlabel Timnas Indonesia Dilaporkan Polisi atas Dugaan Penganiayaan
-
Kata-kata Calvin Verdonk soal Maarten Paes Gabung ke Ajax Amsterdam
-
Jay Idzes Masih Jadi Kapten Timnas Indonesia Era John Herdman?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi