-
Persib Bandung berupaya membalikkan defisit agregat 0-3 melawan Ratchaburi FC di Stadion GBLA.
-
Bojan Hodak mengakui banyak kesalahan di leg pertama namun optimis bisa tampil lebih baik.
-
Kehadiran penuh supporter Bobotoh diharapkan menjadi motivasi tambahan untuk meraih hasil positif di kandang.
Suara.com - Persib Bandung bersiap mengerahkan seluruh kekuatan demi membalikkan keadaan saat menjamu wakil Thailand malam nanti.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan menjadi saksi perjuangan tim asuhan Bojan Hodak di kompetisi Asia.
Laga krusial kontra Ratchaburi FC ini merupakan partai penentuan pada leg kedua babak 16 besar.
Tuan rumah membawa misi besar untuk menebus kegagalan mereka saat melakoni laga tandang sebelumnya.
Bojan Hodak optimistis anak asuhnya mampu tampil jauh lebih impresif dibandingkan penampilan di leg pertama.
Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut mengakui bahwa banyak aspek yang perlu diperbaiki dari laga sebelumnya.
Kesalahan yang dilakukan secara individu maupun tim menjadi penyebab utama hasil buruk di markas lawan.
Skema permainan yang telah disusun tim pelatih justru tidak berjalan efektif saat menghadapi tekanan Ratchaburi.
Hodak menilai pertandingan tersebut sebagai momen di mana segala rencana tim buyar di atas lapangan.
Baca Juga: 2 Faktor yang Bikin Ronald Koeman Jr Mau Main di Persib, Pundit Belanda: Itu Kesempatan Emas!
"Pertandingan pertama, kami membuat terlalu banyak kesalahan. Itu adalah salah satu permainan ketika semuanya menjadi salah," kata Hodak di laman resmi klub.
Meski mengusung optimisme tinggi, sang pelatih tidak menutup mata terhadap situasi sulit yang dihadapi.
Keyakinan akan perubahan performa menjadi modal utama bagi skuat Pangeran Biru untuk mengejar ketertinggalan skor.
Persiapan matang telah dilakukan selama sesi latihan terakhir demi meminimalisir kesalahan yang fatal kembali terulang.
Bojan Hodak percaya bahwa besok malam anak asuhnya akan menunjukkan karakter asli Persib yang pantang menyerah.
"Saya yakin besok akan lebih baik," jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
Perjalanan Persib untuk melaju ke babak berikutnya tergolong sangat terjal akibat kekalahan telak di Thailand.
Defisit tiga gol menjadi beban yang harus dipikul para pemain sejak menit awal peluit dibunyikan wasit.
Walaupun agregat 0-3 terlihat sangat berat, Hodak menolak untuk mengibarkan bendera putih lebih awal di kandang.
Logika sepak bola seringkali memunculkan kejutan yang tidak terduga bagi tim yang terus berjuang keras.
"Skor 3-0 adalah hasil yang sulit untuk dibatalkan. Tapi kamu tidak pernah tahu dalam sepak bola, semuanya mungkin. Jadi kita akan keluar, mencoba yang terbaik, dan saya harap mendapatkan hasil positif," ucapnya.
Dukungan masif dari para pendukung setia, Bobotoh, diprediksi akan menjadi pembeda pada pertandingan malam nanti.
Kehadiran ribuan penonton diharapkan mampu meruntuhkan mentalitas para pemain Ratchaburi FC selama laga berlangsung.
Atmosfer GBLA yang dikenal angker bagi tim tamu diharapkan kembali menunjukkan tuahnya bagi tuan rumah Persib.
Motivasi pemain biasanya akan berlipat ganda saat mendengar sorak-sorai semangat dari seluruh tribun stadion.
“Saya berharap bahwa kita akan memiliki stadion yang penuh,” tutupnya.
Persib Bandung membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal empat gol untuk langsung memastikan tiket kelolosan mereka.
Kedisiplinan di lini pertahanan juga menjadi kunci agar gawang mereka tidak kembali kebobolan oleh penyerang lawan.
Transisi dari bertahan ke menyerang harus dilakukan dengan sangat cepat agar lawan tidak sempat berorganisasi.
Seluruh jajaran tim kini fokus sepenuhnya untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Jawa Barat di kancah internasional.
Semangat juang tinggi menjadi syarat mutlak bagi Marc Klok dan kolega jika ingin terus melaju.
Bojan Hodak meminta anak asuhnya untuk tetap tenang namun agresif dalam mengejar gol sejak babak pertama.
Kesabaran dalam membongkar pertahanan Ratchaburi akan sangat menentukan keberhasilan skema ofensif yang diterapkan pelatih.
Jika mampu mencetak gol cepat, mentalitas pemain Persib dipastikan akan meningkat drastis hingga akhir laga nanti.
Kini publik sepak bola nasional menanti kejutan besar yang mungkin diciptakan oleh Maung Bandung di GBLA.
Segala persiapan teknis dan mental telah tuntas dilakukan demi menjaga nama baik sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Keputusan Jordi Cruyff Tunjuk Calon Pelatih Timnas Indonesia Bikin Ruang Ganti Ajax Memanas
-
Dua Pemain Ini Disebut Legenda Liverpool Mandek di Arsenal, Arteta Butuh Pemain Bintang
-
Victor Osimhen Bongkar Luka di Napoli: Saya Diperlakukan Seperti Anjing!
-
Superkomputer Jagokan Real Madrid Menang, Mampukah Jose Mourinho Ulangi Keajaiban?
-
Misi Berat di Bandung, Bojan Hodak Siapkan Persib Tampil All Out
-
Emil Audero Raja Penyelamatan Serie A 2026 Gusur Kiper Inter Milan dan AC Milan Sekaligus
-
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Cari Balas Dendam Saat Lawan Benfica, Lantas Cari Apa?
-
Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri
-
Mohamed Salah dan 4 Bintang Dunia Jalankan Ramadan 2026 Saat Kompetisi Ketat Berlangsung
-
Ole Romeny Terancam Dicoret Timnas Indonesia Akibat Minim Menit Bermain dan Mandul di Oxford United