Bola / Bola Dunia
Selasa, 17 Februari 2026 | 20:05 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) berfoto bersama Penasihat Teknis Timnas Indonesia Jordi Cruyff (kiri) dan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kanan) saat acara perkenalan penasihat teknis Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (11/3/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/nym]
Baca 10 detik
  • Direktur teknik Jordi Cruyff memecat pelatih Jong Ajax, Willem Weijs, akibat performa buruk tim.
  • Jong Ajax terpuruk di posisi juru kunci Keuken Kampioen Divisie setelah meraih 19 poin dari 26 laga.
  • Oscar Garcia, pelatih asal Spanyol, ditunjuk sebagai pengganti Weijs untuk membawa perubahan kultur tim.

Suara.com - Kapten Jong Ajax, Mylo van der Lans angkat bicara terkait keputusan mengejutkan manajemen yang memecat pelatih Willem Weijs.

Pergantian pelatih tersebut diputuskan langsung oleh direktur teknik anyar Ajax, Jordi Cruyff, di tengah performa tim yang masih terpuruk di papan bawah.

Saat ini Jong Ajax terdampar di posisi juru kunci Keuken Kampioen Divisie. Mereka baru mengoleksi 19 poin dari 26 pertandingan, terpaut lima angka dari posisi ke-19 yang ditempati Vitesse.

Situasi tersebut membuat Cruijff mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Weijs dan menunjuk pelatih asal Spanyol, Oscar Garcia, sebagai pengganti.

Nama Oscar Garcia beberapa waktu lalu sempat digadang-gadang bakal jadi calon pelatih Timnas Indonesia, pengganti Patrick Kluivert.

Van der Lans mengaku keputusan tersebut benar-benar mengejutkan skuad muda Ajax.

Oscar Garcia. (instagram.com/@oscargarciajunyent)

“Tidak ada yang melihat ini akan terjadi. Ini benar-benar shock untuk semua orang,” ujar Van der Lans kepada ESPN.

Ia mengungkap kabar pemecatan Weijs pertama kali diketahui pemain melalui pesan di grup tim.

“Saya mendengarnya lewat pesan di grup. Katanya ada sesuatu yang akan terjadi.”

Baca Juga: Ole Romeny Terancam Dicoret Timnas Indonesia Akibat Minim Menit Bermain dan Mandul di Oxford United

Menurutnya, performa tim justru mulai menunjukkan perkembangan pada paruh kedua musim.

“Kami memulai paruh kedua dengan baik. Dua kemenangan dan satu hasil imbang. Saya rasa kami sedang membuat progres.”

Meski menyayangkan cara perpisahan dengan Weijs, Van der Lans memahami keputusan manajemen.

“Cruyff datang langsung ke tim dan menjelaskan situasinya. Sangat disayangkan bagaimana semuanya berakhir, terutama untuk Willem,” katanya.

Namun ia menilai masuknya sosok baru bisa membawa perubahan kultur di ruang ganti.

“Untuk para pemain, mungkin baik juga ada budaya baru yang masuk.”

Kontributor: Adam Ali

Load More