-
Persib Bandung optimis membalikkan agregat 0-3 saat menjamu Ratchaburi di ajang ACL Two.
-
Pelatih Bojan Hodak menekankan pentingnya bermain tanpa kesalahan untuk meraih kemenangan di GBLA.
-
Mental pemain Persib justru termotivasi bangkit setelah kecewa dengan hasil buruk pada leg pertama.
Suara.com - Langkah terjal harus dilewati Persib Bandung saat menjamu Ratchaburi pada laga leg kedua kompetisi antarklub Asia.
Maung Bandung saat ini sedang berada dalam posisi sulit setelah tertinggal agregat gol yang cukup mencolok.
Namun sang pelatih menegaskan bahwa skuad asuhannya tidak memerlukan mukjizat untuk memutarbalikkan situasi di lapangan hijau.
Keyakinan ini muncul karena Pangeran Biru memiliki sejarah performa yang cukup solid saat bermain di kandang.
Dukungan penuh dari para Bobotoh di stadion diyakini akan menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Misi Mengejar Defisit Gol di GBLA
Persib setidaknya harus mengincar kemenangan dengan selisih empat bola untuk memastikan diri melaju ke fase berikutnya.
Tugas ini memang terlihat berat jika melihat catatan statistik kemenangan besar tim dalam beberapa musim terakhir.
Terakhir kali klub asal Jawa Barat ini menang telak terjadi saat mereka melibas Rans United pada 2024.
Baca Juga: Misi Besar Febri Hariyadi Bawa Persis lolos Lolos dari Degradasi, Mampukah?
Meski jarang mencetak skor masif, Bojan Hodak menilai anak asuhnya punya kapasitas untuk mengulang memori manis tersebut.
Fokus utama tim saat ini adalah meminimalisir kesalahan individu yang sempat terjadi pada pertemuan pertama lalu.
Evaluasi Bojan Hodak Terhadap Performa Tim
Pelatih asal Kroasia tersebut menyoroti bagaimana pemainnya begitu mudah kehilangan konsentrasi saat berlaga di markas lawan.
"Bagi kami besok [hari ini] adalah laga yang penting. Di laga pertama, kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Ada pertandingan di mana semuanya berjalan salah," kata Hodak.
Dirinya menekankan bahwa kedisiplinan taktik akan menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas serangan balik pemain Ratchaburi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo