-
Persib Bandung berjuang mengejar ketertinggalan agregat 0-3 dari Ratchaburi FC di ACL 2.
-
Maung Bandung mengandalkan catatan tak terkalahkan di kandang musim ini demi meraih remontada.
-
Frans Putros menegaskan skuad Persib tetap optimis bisa lolos meski tanpa kehadiran Marc Klok.
Suara.com - Langkah terjal harus dihadapi Persib Bandung saat menjamu Ratchaburi FC dalam leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan menjadi saksi perjuangan Pangeran Biru mengejar ketertinggalan agregat tiga gol.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Rabu malam ini menuntut konsentrasi tinggi dari seluruh punggawa Maung Bandung.
Kekalahan telak di Thailand pada pertemuan pertama menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi skuad Bojan Hodak.
Dukungan penuh dari suporter setia di kandang sendiri diharapkan mampu membakar semangat juang para pemain.
Persib dipastikan masih kehilangan sosok sentral di sektor gelandang yaitu Marc Klok yang diperkirakan absen.
Tanpa kehadiran Klok, alur serangan dan pertahanan di lini tengah menjadi celah yang cukup mengkhawatirkan.
Kondisi ini serupa dengan leg pertama di mana Maung Bandung sangat kesulitan mengimbangi permainan cepat lawan.
Bojan Hodak harus memutar otak untuk menambal lubang yang ditinggalkan kapten tim tersebut dengan pemain tersedia.
Baca Juga: Persib Bandung Wajib Menang 4-0 vs Ratchaburi Jika Mau Keajaiban Remontada Terwujud di GBLA Bandung
Meski begitu, kembalinya Julio Cesar ke dalam skuad memberikan secercah harapan untuk memperkokoh benteng pertahanan.
Ratchaburi FC datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat modal kemenangan besar di markas mereka sebelumnya.
Tim tamu memiliki duo penyerang mematikan, Denilson Junior dan Gleyson, yang sangat piawai memanfaatkan peluang sekecil apa pun.
Pergerakan eksplosif kedua pemain asing tersebut terbukti merepotkan barisan belakang Persib pada pertemuan pekan lalu.
Kedisiplinan transisi dari menyerang ke bertahan akan menjadi kunci utama agar gawang Teja Paku Alam tidak kebobolan.
Persib wajib mengantisipasi serangan balik cepat yang menjadi senjata andalan tim asuhan Worrawoot Srimaka tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan