Bola / Bola Indonesia
Rabu, 18 Februari 2026 | 18:12 WIB
Shayne Pattynama
Baca 10 detik
  • Shayne Pattynama pulih dari cedera dan siap bersaing sehat di bek kiri Persija.

  • Bek Persija Shayne Pattynama menantikan debut perdana bermain di Jakarta International Stadium pekan ini.

  • Proses adaptasi Shayne Pattynama berjalan lancar berkat bantuan rekan setim di Persija Jakarta.

Suara.com - Bek sayap andalan Persija Jakarta, Shayne Pattynama, menyatakan komitmen penuh untuk memperebutkan posisi utama dalam skuat Macan Kemayoran.

Langkah ini diambil di tengah upayanya mengembalikan kondisi fisik secara perlahan setelah melewati masa pemulihan cedera yang cukup lama.

Shayne memberikan apresiasi khusus terhadap performa rekan setimnya, Dony Tri Pamungkas, yang selama ini mengisi pos bek kiri dengan sangat gemilang.

Kehadiran pemain muda berbakat di posisi yang sama justru ia pandang sebagai pemacu semangat untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

Baginya, kualitas tinggi yang dimiliki rekan satu tim merupakan aset penting bagi perkembangan klub di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

“Itu bagus, selalu bagus untuk memiliki pemain yang hebat di posisi Anda. Sehingga, itu membuat Anda lapar dan bersiap juga. Dony adalah pemain yang sangat bagus, dengan talenta yang hebat,” ujar Shayne.

Pemain naturalisasi ini percaya bahwa rivalitas memperebutkan tempat di lapangan adalah hal yang lumrah dalam ekosistem sepak bola profesional.

Kondisi kompetitif di dalam internal tim secara tidak langsung memaksa setiap individu untuk terus mengasah kemampuan mereka setiap harinya.

Peningkatan performa tersebut diharapkan dapat terlihat jelas, baik dalam rutinitas latihan harian maupun ketika pertandingan resmi berlangsung.

Baca Juga: Allano Lima Kirim Peringatan untuk Persib Bandung: Persija Siap Juara

Meski memiliki ambisi besar, ia sangat menyadari bahwa kebugaran fisiknya saat ini belum mencapai level maksimal yang diharapkan.

Shayne mengakui bahwa dirinya masih berada dalam fase adaptasi fisik setelah harus menepi dari lapangan hijau selama beberapa bulan.

Ketidakhadirannya dalam sesi latihan berat selama tiga hingga empat bulan terakhir membuatnya harus lebih berhati-hati dalam meningkatkan intensitas.

Mantan penggawa Buriram United ini menegaskan pentingnya mengikuti tahapan pemulihan secara sistematis agar tidak terjadi risiko cedera berulang.

Ia berkomitmen untuk terus membuktikan kapasitasnya secara konsisten agar dipercaya oleh tim pelatih untuk turun sejak menit awal.

“Saya baru datang di sini, saya juga baru saja sembuh dari cedera. Jadi, saya perlu tahap demi tahap. Saya telah absen selama tiga sampai empat bulan, jadi saya perlu bertahap,” kata mantan pemain Buriram United tersebut.

Selain fokus pada pemulihan fisik, Shayne juga menyuarakan rasa antusiasmenya untuk segera merumput di Jakarta International Stadium atau JIS.

Hingga saat ini, pemain bertahan tersebut memang belum pernah merasakan sensasi bermain langsung di stadion megah berkapasitas besar tersebut.

Target terdekatnya adalah bisa tampil saat Persija menjamu PSM Makassar dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pada Jumat mendatang.

Atmosfer pertandingan yang akan berlangsung pada 20 Februari tersebut diprediksi akan sangat meriah dengan kehadiran ribuan pendukung setia.

Shayne merasa sangat penasaran untuk merasakan sendiri energi luar biasa yang terpancar dari tribune stadion yang menjadi markas baru timnya.

“Itu akan menyenangkan. Itu adalah stadion yang bagus. Saya belum pernah ke sana, jadi saya sudah tidak sabar. Itu akan menjadi pengalaman pertama saya,” ujar dia.

Sejauh ini, ia hanya bisa memantau aksi rekan-rekannya di JIS melalui cuplikan video maupun siaran ulang pertandingan sebelumnya.

Pengalamannya melihat dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno telah memberikan kesan mendalam di hatinya.

Ia sangat yakin bahwa militansi para pendukung akan tetap sama hebatnya saat mereka memberikan dukungan di stadion manapun tim bermain.

Motivasi bertandingnya kian berlipat ganda karena ia ingin memberikan hasil terbaik bagi para suporter yang selalu setia mengawal perjuangan tim.

Mengenai kehidupan barunya di ibu kota, Shayne mengungkapkan bahwa proses penyesuaian diri berjalan tanpa hambatan berarti di lingkungan klub.

Kehadiran beberapa rekan setim yang sudah ia kenal sebelumnya di level tim nasional sangat membantu dirinya untuk cepat membaur.

Ia menyebutkan beberapa nama pemain lokal yang memudahkannya merasa diterima dengan baik di dalam ruang ganti Persija Jakarta.

“Tentu saja, saya mengenal beberapa pemain seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Rayhan Hannan, dan Witan (Sulaeman). Saya beradaptasi dengan baik. Saya juga menjalin hubungan yang baik dengan para pemain Brasil,” ujarnya.

Meskipun ada kendala kecil dalam berkomunikasi terkait perbedaan bahasa, hal tersebut bukanlah penghalang besar bagi keharmonisan tim secara keseluruhan.

Setiap pemain di skuat selalu berupaya menemukan cara terbaik untuk saling berinteraksi demi menjaga kekompakan di dalam maupun luar lapangan.

Shayne merasa sangat dihargai dan kini mulai menikmati setiap momen yang ia lalui bersama rekan-rekan setim barunya di Indonesia.

Rasa nyaman yang ia rasakan saat ini menjadi modal mental yang sangat positif untuk menghadapi ketatnya persaingan di liga musim ini.

Ia menutup pembicaraan dengan menegaskan bahwa dirinya sudah merasa sepenuhnya menyatu dengan budaya dan atmosfer kerja di Persija.

“Saya sangat senang di sini dan saya sudah merasa di rumah,” pungkas Shayne.

Load More