- Duel Benfica kontra Real Madrid di play-off Liga Champions diwarnai dugaan rasisme dan provokasi pemain.
- Bek Benfica, Nicolas Otamendi, memprovokasi Vinicius Jr. dengan memamerkan tato gelar juara Argentina.
- Pelatih Jose Mourinho mengkritik selebrasi Vinicius yang dianggapnya tidak menghormati penonton di stadion.
Suara.com - Duel panas antara Benfica dan Real Madrid di leg pertama play-off Liga Champions tak hanya diwarnai kontroversi dugaan rasisme, tetapi juga tensi tinggi antar pemain.
Winger Benfica asal Argentina, Gianluca Prestianni pada laga dinihari tadi dituding melakukan tindakan rasial kepada bintang Real Madrid, Vinicius Jr.
Ternyata tak hanya Prestianni yang buat ulah pada laga itu. Bek senior Benfica, Nicolas Otamendi juga melakukan provokasi kepada Vinicius.
Dilansir dari Tycsport, Otamendi mengangkat jersey-nya dan menunjukkan tato gelar juara yang ia raih bersama Timnas Argentina, termasuk trofi Piala Dunia.
Gestur itu diyakini sebagai sindiran kepada Vinicius, yang belum meraih gelar besar bersama Timnas Brasil.
Legenda Belanda sekaligus mantan pemain Real Madrid, Wesley Sneijder, ikut angkat bicara.
Sneijder menilai tindakan Otamendi sebagai sikap yang tidak dewasa.
“Apa yang dia lakukan sangat kekanak-kanakan. Mereka sedang tertinggal 0-1. Kalau saya jadi Vinicius, saya akan balas dengan mengatakan bahwa Messi yang memenangkan Piala Dunia untuk Argentina,” ujar Sneijder dalam wawancara di ZiggoSports.
Sindiran menggunakan gelar juara Argentina kepada pemain Brasil bukan hal baru. Sebelumnya, dalam laga internasional, Leandro Paredes juga pernah menyindir Rodrygo terkait prestasi tim nasional.
Baca Juga: Ada Pemain Berdarah Sibolga Pernah Main di Klub Kuda Hitam Liga Champions Bodo/Glimt
Sementara itu, pelatih Jose Mourinho justru menyoroti selebrasi Vinicius yang dianggapnya tidak hormat.
Ia menyebut setiap stadion yang didatangi sang winger selalu memunculkan kontroversi.
“Saya pikir dia memprovokasi penonton. Saat mencetak gol seperti itu, rayakan dengan hormat,” kata Mourinho.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Ada Pemain Berdarah Sibolga Pernah Main di Klub Kuda Hitam Liga Champions Bodo/Glimt
-
Siapa Gianluca Prestianni? Dituding Hina Vinicius Jr, Punya Julukan Sama dengan Messi
-
Salahkan Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme, Jose Mourinho Panen Hujatan
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Prediksi Skor Club Brugge vs Atletico Madrid: Los Rojiblancos Terancam Tumbang?
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan