Bola / Bola Dunia
Rabu, 18 Februari 2026 | 18:05 WIB
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan pernyataan kontroversial usai kekalahan 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dinihari WIB. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Duel Benfica kontra Real Madrid di play-off Liga Champions diwarnai dugaan rasisme dan provokasi pemain.
  • Bek Benfica, Nicolas Otamendi, memprovokasi Vinicius Jr. dengan memamerkan tato gelar juara Argentina.
  • Pelatih Jose Mourinho mengkritik selebrasi Vinicius yang dianggapnya tidak menghormati penonton di stadion.

Suara.com - Duel panas antara Benfica dan Real Madrid di leg pertama play-off Liga Champions tak hanya diwarnai kontroversi dugaan rasisme, tetapi juga tensi tinggi antar pemain.

Winger Benfica asal Argentina, Gianluca Prestianni pada laga dinihari tadi dituding melakukan tindakan rasial kepada bintang Real Madrid, Vinicius Jr.

Ternyata tak hanya Prestianni yang buat ulah pada laga itu. Bek senior Benfica, Nicolas Otamendi juga melakukan provokasi kepada Vinicius.

Dilansir dari Tycsport, Otamendi mengangkat jersey-nya dan menunjukkan tato gelar juara yang ia raih bersama Timnas Argentina, termasuk trofi Piala Dunia.

Gestur itu diyakini sebagai sindiran kepada Vinicius, yang belum meraih gelar besar bersama Timnas Brasil.

Legenda Belanda sekaligus mantan pemain Real Madrid, Wesley Sneijder, ikut angkat bicara.

Sneijder menilai tindakan Otamendi sebagai sikap yang tidak dewasa.

“Apa yang dia lakukan sangat kekanak-kanakan. Mereka sedang tertinggal 0-1. Kalau saya jadi Vinicius, saya akan balas dengan mengatakan bahwa Messi yang memenangkan Piala Dunia untuk Argentina,” ujar Sneijder dalam wawancara di ZiggoSports.

Sindiran menggunakan gelar juara Argentina kepada pemain Brasil bukan hal baru. Sebelumnya, dalam laga internasional, Leandro Paredes juga pernah menyindir Rodrygo terkait prestasi tim nasional.

Baca Juga: Ada Pemain Berdarah Sibolga Pernah Main di Klub Kuda Hitam Liga Champions Bodo/Glimt

Sementara itu, pelatih Jose Mourinho justru menyoroti selebrasi Vinicius yang dianggapnya tidak hormat.

Ia menyebut setiap stadion yang didatangi sang winger selalu memunculkan kontroversi.

“Saya pikir dia memprovokasi penonton. Saat mencetak gol seperti itu, rayakan dengan hormat,” kata Mourinho.

Kontributor: Azka Putra

Load More