- Klub debutan Bodo/Glimt dari Norwegia berhasil melaju ke fase *play off* Liga Champions.
- Pemain keturunan Indonesia, Aleksander van der Spa, pernah berkiprah di klub Bodo/Glimt.
- Aleksander van der Spa, yang berdarah Sibolga, dipinjamkan ke Junkeren untuk mencari pengalaman senior.
Suara.com - Kiprah klub Norwegia Bodo/Glimt di Liga Champions musim ini patut diperhitungkan. Meski berstatus debutan, Bodo sukses melangkah ke fase knock out.
Bodo/Glimt akan menghadapi raksasa Serie A Inter Milan di leg pertama babak play off Liga Champions, Kamis (19/2) dinihari WIB.
Menariknya, di Bodo sempat ada pemain keturunan Indonesia yang bermain di sana.
Aleksander van der Spa nama pemain itu. Alex adalah adik dari pesepak bola keturunan Indonesia, Andreas van der Spa.
Sayangnya sang kakak memutuskan pensiun dini dari sepak bola. van der Spa bersaudara ini diketahui memiliki darah Indonesia dari kakek buyut pihak ayahya yang diketahui dari Sibolga, Sumatera Utara.
Alex mendapat kontrak profesional di Bodo pada 2023. Saat ini Alex bermain untuk Strømsgodset, klub yang kebetulan juga dibela pemain berdarah Sumatera Utara, Samuel Silalahi.
“Ini sangat besar bagi saya. Sesuatu yang sudah lama saya perjuangkan. Tapi sekarang pekerjaan sebenarnya dimulai,” ujar Alex saat mendapat kontrak profesional di Bodo seperti dilansir dari glimt.no
Meski naik ke level senior, manajemen memutuskan meminjamkannya ke Junkeren agar mendapat jam terbang di level yang lebih kompetitif, yakni PostNord-ligaen (divisi dua).
Langkah ini dianggap sebagai transisi ideal sebelum menembus kompetisi tertinggi Norwegia, Eliteserien.
Baca Juga: Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
“Ini kesempatan bagus untuk mengambil langkah baru tanpa terlalu besar. Pengalaman di sepak bola senior akan membantu saya kembali ke Glimt dengan level yang lebih siap,” katanya.
Aleksander mengaku di sepak bola, ia sangat terinspirasi dari sang kakak, Andreas.
“Saya mendapat banyak saran darinya. Dia menempuh jalan panjang, dan itu jadi inspirasi besar untuk saya,” tutupnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Karier Mandek di Feyenoord, Bek Keturunan Indonesia 190 Cm Pilih Cari Petualngan Baru di Klub Ini
-
Profil Quincy Bongaerts: Pemain Keturunan Surabaya, Bisa Jadi The Next Calvin Verdonk
-
Prediksi Skor Club Brugge vs Atletico Madrid: Los Rojiblancos Terancam Tumbang?
-
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter Milan: Nerazzurri Wajib Menang di Kutub Utara
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola
-
Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!