- Cristian Chivu meminta Inter Milan waspada penuh saat menghadapi Bodo/Glimt di playoff Liga Champions mengingat rekam jejak lawan yang pernah mengalahkan Man City dan Atletico Madrid.
- Pelatih Inter tersebut memuji perkembangan pesat sepak bola Norwegia dan menegaskan bahwa timnya tidak boleh memandang sebelah mata kekuatan tuan rumah di Stadion Aspmyra.
- Meski dihadapkan pada jadwal padat, Chivu memastikan Inter dalam kondisi siap tempur untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar tanpa mencari alasan apa pun.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, secara tegas mengingatkan anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata kekuatan Bodo/Glimt jelang duel playoff 16 besar Liga Champions.
Pertandingan leg pertama yang akan digelar di Stadion Aspmyra pada Rabu malam nanti diprediksi bakal menjadi ujian berat bagi Nerazzurri di tengah cuaca dingin Norwegia.
Chivu mewaspadai potensi kejutan dari tuan rumah mengingat rekam jejak mereka yang mampu menumbangkan raksasa Eropa di kandang sendiri pada fase sebelumnya.
Juru taktik asal Rumania tersebut menilai Bodo/Glimt memiliki kapasitas untuk menyulitkan Inter karena pernah menjadi mimpi buruk bagi tim sekelas Manchester City dan Atletico Madrid.
Klub asal Norwegia itu tercatat sukses menaklukkan Manchester City dengan skor meyakinkan 3-1 serta membungkam Atletico Madrid 2-1 saat bermain di hadapan pendukungnya.
"Kami tahu mereka kuat karena level yang telah mereka capai saat ini, juga karena perkembangan sepak bola Norwegia yang lolos langsung ke Piala Dunia," kata Chivu dalam laman Inter pada Rabu.
Chivu mengaku cukup takjub dengan performa konsisten lawannya sepanjang fase liga Liga Champions musim ini, namun ia memastikan Inter siap memberikan perlawanan hebat.
"Pergerakan sepak bola di sana berkembang pesat, dan kita harus waspada dan siap menghadapi apa pun," kata Chivu.
Legenda Inter Milan itu menyatakan pasukannya dalam kondisi tempur terbaik untuk melakoni laga playoff demi mengamankan tiket lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Baca Juga: Salahkan Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme, Jose Mourinho Panen Hujatan
Meskipun sadar timnya tengah dihadapkan oleh jadwal kompetisi yang sangat padat, Chivu enggan menjadikannya alasan untuk tidak menampilkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
"Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini," ujar Chivu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon