- Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengkritik media karena dianggap tidak adil atas kontroversi kemenangan 1-0 atas Juventus.
- Keputusan wasit mengusir pemain Juventus akibat insiden Bastoni mengubah jalannya pertandingan Derby d'Italia di San Siro.
- Inter Milan kini bersiap menghadapi Bodo/Glimt di Norwegia dalam laga playoff fase gugur Liga Champions mendatang.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu buka suara terkait kontroversi kemenangan atas Juventus dalam laga Derby d’Italia.
Chivu menilai kritik terhadap timnya terlalu berlebihan dan menyebut media bersikap tidak adil.
Inter menang tipis 1-0 atas Juventus di San Siro. Namun, laga tersebut diwarnai insiden pada babak pertama saat Alessandro Bastoni terlibat kontak dengan Pierre Kalulu.
Bastoni dianggap melakukan aksi teatrikal yang membuat wasit Federico La Penna mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Kalulu. Juventus pun harus bermain dengan 10 orang.
Keputusan itu mengubah jalannya pertandingan. Meski unggul jumlah pemain, Inter baru bisa memastikan kemenangan lewat gol dramatis Piotr Zielinski di menit akhir.
Menanggapi kritik yang mengarah pada Bastoni dan Inter, Chivu tak tinggal diam.
“Kita harus berhenti mengeluh dan berhenti bermoralisme. Hal seperti ini terjadi setiap Minggu. Sejak era Maradona mencetak gol dengan tangan, kontroversi selalu ada,” tegas Chivu dilansir dari Intersempre.
Ia bahkan menyebut Inter pernah dirugikan saat menghadapi Napoli, namun tidak ada sorotan berarti dari media.
“Melawan Napoli kami dirugikan, dan saya baru mengatakannya sekarang. Tapi tidak ada yang membicarakannya.”
Baca Juga: Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
Chivu menilai tim yang berada di puncak klasemen memang selalu menjadi sasaran kritik.
Di tengah polemik tersebut, Inter sudah ditunggu laga penting kontra Bodo/Glimt pada playoff fase gugur Liga Champions.
Pertandingan leg pertama akan digelar di Norwegia, di atas lapangan sintetis dan cuaca dingin yang berpotensi menyulitkan.
“Ini kompetisi berbeda. Kami tahu pentingnya laga ini. Mereka tim kuat yang sudah merepotkan Manchester City dan Atletico,” ujar Chivu.
Ia memastikan timnya siap bertarung selama 180 menit demi mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan