- Arsenal ditahan imbang 2-2 oleh Wolves pada Kamis (19/2/2026), menggagalkan upaya mereka menjauh di puncak klasemen.
- Arsenal sempat unggul 2-0 berkat gol Saka dan Hincapié, namun Wolves menyamakan skor di akhir laga melalui Bueno dan Edozie.
- Hasil imbang ini mengakhiri rekor 18 kemenangan tandang Arsenal saat unggul dua gol dan menunjukkan inkonsistensi performa tim.
Suara.com - Arsenal gagal memperlebar jarak di puncak klasemen Premier League setelah ditahan imbang 2-2 oleh juru kunci Wolves, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Arsenal sejatinya berada di jalur kemenangan. Gol cepat Bukayo Saka dan tambahan dari Piero Hincapié membuat tim tamu unggul 2-0 dan berpeluang menjauh tujuh poin dari Manchester City.
Namun Wolves bangkit. Tembakan melengkung Hugo Bueno membuka asa tuan rumah sebelum debutan Tom Edozie memanfaatkan tinjuan lemah David Raya di masa injury time untuk menyamakan skor.
Arteta tak menutupi kekecewaannya. Ia menilai performa timnya di babak kedua jauh dari standar yang dibutuhkan untuk memenangi laga Premier League.
“Sangat sulit menerima ini. Di babak kedua kami tidak bermain seperti yang seharusnya untuk memenangkan pertandingan Premier League,” ujar Arteta kepada Sky Sports.
“Kami harus menerima pukulan ini karena kami memang pantas mendapatkannya. Kami perlu kritis terhadap diri sendiri. Dalam beberapa bulan terakhir kami memang tidak cukup konsisten.”
Hasil ini juga mengakhiri rekor 18 kemenangan tandang Arsenal di liga saat unggul dua gol. Sepanjang 2026, mereka telah kehilangan tujuh poin dari posisi memimpin.
Dalam lima laga liga terakhir saat sempat unggul, Arsenal gagal menang tiga kali (2 menang, 2 imbang, 1 kalah).
Bagi Saka, golnya mengakhiri puasa 15 laga tanpa gol di semua kompetisi. Ia tampil sebagai gelandang serang dan sempat membawa Arsenal memegang kendali penuh.
Baca Juga: 4 Fakta Menarik Usai Arsenal Ditahan Imbang 2-2 oleh Juru Kunci Premier League
“Rasanya datar. Saya sangat kecewa dengan hasil ini, terutama cara kami bermain di babak kedua. Itu jauh dari level yang sudah kami tetapkan musim ini,” kata Saka.
Pemain timnas Inggris itu menegaskan tekanan bukan alasan utama. Menurutnya, Arsenal hanya perlu kembali ke dasar permainan dan memperbaiki detail kecil yang selama ini membuat mereka kehilangan poin.
“Kami punya kualitas lebih dari cukup untuk memenangkan pertandingan. Fokus kami sekarang hanya memperbaiki itu.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
4 Fakta Menarik Usai Arsenal Ditahan Imbang 2-2 oleh Juru Kunci Premier League
-
Hasil Liga Inggris: Imbang Lagi, Arsenal Tunggu Waktu Dikudeta Manchester City?
-
Prediksi Skor Wolves vs Arsenal: Misi The Gunners Menjauh dari Manchester City
-
Arteta Yakin Arsenal Libas Wolves: Emosi Pemain Sangat Baik Jelang Laga Tandang Liga Inggris
-
3 Dampak Positif Andai Alexis Mac Allister Gabung Manchester United
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia