-
Persib Bandung tersingkir dari ACL 2 meski menang 1-0 atas Ratchaburi di leg kedua.
-
Andrew Jung menyesali kartu merah Uilliam Barros yang membuat strategi tim berantakan di lapangan.
-
Penyebab utama kegagalan adalah kekalahan telak tiga gol pada pertandingan leg pertama di Thailand.
Suara.com - Langkah Persib Bandung di kompetisi AFC Champions League Two (ACL 2) musim ini resmi terhenti.
Bomber andalan Pangeran Biru asal Prancis, Andrew Jung, merasakan kekecewaan mendalam atas hasil pahit ini.
Meski berhasil mencetak gol kemenangan di leg kedua, Jung merasa usahanya belum mampu menyelamatkan tim.
Persib sebenarnya menang tipis 1-0 saat menjamu wakil Thailand, Ratchaburi, di hadapan pendukung sendiri.
Namun kemenangan di Bandung tersebut tidak cukup untuk menutup lubang defisit gol dari pertandingan sebelumnya.
Skuad asuhan Bojan Hodak harus angkat koper karena kalah agregat setelah sebelumnya tumbang 0-3.
Harapan untuk melakukan comeback fantastis sempat membuncah di awal laga leg kedua babak 16 besar.
Strategi yang disusun tim pelatih berjalan efektif pada paruh pertama pertandingan yang berlangsung sangat sengit.
Petaka mulai datang bagi kubu tuan rumah tepat sebelum peluit jeda babak pertama dibunyikan wasit.
Baca Juga: Pemain Ratchaburi FC Diteror di Bandung, Diduga Diserang Batu hingga Flare
Pemain Persib, Uilliam Barros, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah dari wasit.
Wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammaed Alshamrani, menilai pelanggaran Barros layak diganjar hukuman pengusiran dari laga.
Kondisi pincang ini membuat ritme permainan Persib yang sedang naik menjadi sangat terganggu dan goyah.
Andrew Jung berulang kali menekankan betapa beratnya berjuang dengan jumlah pemain yang tidak lengkap di lapangan.
Eks pemain klub OFI Liga Yunani tersebut merasa momentum kemenangan besar hilang akibat insiden kartu merah tersebut.
Ia menilai bahwa menghadapi tim sekelas Ratchaburi dengan sepuluh orang adalah sebuah misi yang sangat mustahil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif