- Arsenal gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan harus puas bermain imbang 2-2 melawan Wolves di Liga Primer.
- Legenda klub, Martin Keown, menekankan pentingnya respons tim terhadap hasil imbang yang mempersempit jarak poin.
- Keown menilai absennya Kai Havertz akibat cedera sangat merugikan karena tim kehilangan sosok penentu.
Suara.com - Legenda Arsenal, Martin Keown, menilai hasil imbang 2-2 melawan Wolves bukan akhir dari perburuan gelar Premier League.
Namun, ia mengakui The Gunners kehilangan sosok penting dalam diri Kai Havertz.
Arsenal membuang keunggulan dua gol saat menghadapi Wolves yang baru sekali menang musim ini dan hanya mengoleksi 10 poin dari 27 laga.
Hasil ini membuat jarak dengan rival utama, Manchester City, terpangkas menjadi lima poin.
Arsenal sempat unggul cepat lewat Bukayo Saka sebelum Piero Hincapie menggandakan keunggulan di babak kedua. Namun gol Hugo Bueno dan penyama kedudukan dramatis Tom Edozie di injury time membuyarkan kemenangan di depan mata.
Keown menilai Arsenal gagal menunjukkan determinasi untuk benar-benar “membunuh” pertandingan.
“Rasanya seperti kami berharap bisa menang, bukan benar-benar pergi dan meraihnya. Ini akan menjadi pelajaran bagi tim,” ujar Keown di Premier League Productions.
Menurutnya, musim masih panjang dan peluang juara belum tertutup. Namun yang terpenting adalah bagaimana respons tim setelah terpukul.
“Ini bukan akhir segalanya. Tapi mereka tak bisa terus unggul lalu disamakan. Kuncinya adalah bagaimana mereka bereaksi sekarang.”
Baca Juga: Anomali Arsenal, Mikel Arteta: Sangat Sulit Menerima Hasil ini
Keown secara khusus menyoroti absennya Kai Havertz yang kembali mengalami masalah cedera.
Musim ini, Havertz baru tampil tiga kali di liga dan diperkirakan masih absen setidaknya satu laga lagi.
“Saya ingin melihat Havertz kembali. Dia mungkin menjadi terlalu penting karena cedera lagi. Itu menyakitkan bagi tim,” kata Keown.
“Anda butuh sosok penentu, pemain yang memberi keyakinan dan bisa mengunci pertandingan.”
Pelatih Mikel Arteta juga tak menampik kekecewaan atas hasil imbang 2-2 melawan Wolves meski anak asuhnya sudah unggul 2-0.
“Kami sangat kecewa. Babak kedua tidak menunjukkan level dan standar yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan Premier League,” kata Arteta.
“Kami tidak pernah merasa benar-benar mengendalikan pertandingan," imbuhnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Anomali Arsenal, Mikel Arteta: Sangat Sulit Menerima Hasil ini
-
4 Fakta Menarik Usai Arsenal Ditahan Imbang 2-2 oleh Juru Kunci Premier League
-
Hasil Liga Inggris: Imbang Lagi, Arsenal Tunggu Waktu Dikudeta Manchester City?
-
Prediksi Skor Wolves vs Arsenal: Misi The Gunners Menjauh dari Manchester City
-
Arteta Yakin Arsenal Libas Wolves: Emosi Pemain Sangat Baik Jelang Laga Tandang Liga Inggris
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Persib Bandung Gagal di ACL 2 Tapi Rekor Kandang GBLA Masih Sangat Menakjubkan Musim Ini
-
Kepindahan Cole Palmer ke Manchester United Tinggal Tunggu Waktu
-
Anomali Arsenal, Mikel Arteta: Sangat Sulit Menerima Hasil ini
-
4 Fakta Menarik Usai Arsenal Ditahan Imbang 2-2 oleh Juru Kunci Premier League
-
Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt, Lautaro Martinez Terancam Absen Lama
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Puji Dukungan Bobotoh, Bojan Hodak Kecewa dengan Oknum yang Turun ke Lapangan
-
Jejak Hitam Gianluca Prestianni, Pernah Adu Pukul dengan Pemain Brasil
-
Andrew Jung Kecewa Persib Gagal ke8Besar AFC Champions League Two
-
Hasil Liga Champions: Bodo/Glimt Perkasa, Jungkalkan Inter Milan 3-1 di Kandang