Bola / Bola Indonesia
Kamis, 19 Februari 2026 | 10:19 WIB
Persib Bandung (ig Persib Bandung)
Baca 10 detik
  • Persib tersingkir dari ACL 2 setelah kalah agregat 1-3 dari klub Thailand Ratchaburi.

  • Maung Bandung menjaga rekor tidak terkalahkan dalam 14 laga kandang sepanjang musim ini.

  • Persita Tangerang menjadi lawan berikutnya yang akan menguji keangkeran Stadion GBLA mendatang.

Suara.com - Kegagalan Persib Bandung melaju lebih jauh di ajang AFC Champions League Two musim ini menyisakan kekecewaan.

Langkah Maung Bandung resmi terhenti pada babak 16 besar setelah kalah agregat dari klub Thailand, Ratchaburi.

Meskipun menang satu gol tanpa balas pada pertemuan kedua, Persib kalah total skor 1-3.

Pertandingan penentu tersebut berlangsung di hadapan ribuan pendukung setia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Hasil ini memastikan ambisi Pangeran Biru untuk berprestasi di kancah Asia harus terkubur musim ini.

Namun di balik kegagalan tersebut terdapat sebuah catatan emas yang sangat layak untuk diapresiasi.

Pasukan asuhan Bojan Hodak ternyata memiliki rekor pertandingan kandang yang sangat luar biasa musim ini.

Persib belum tersentuh kekalahan sekalipun saat mereka bermain di depan pendukung sendiri yakni para Bobotoh.

Catatan ini menunjukkan betapa kuatnya mental bertarung para pemain saat berada di markas sendiri.

Baca Juga: Andrew Jung Kecewa Persib Gagal ke8Besar AFC Champions League Two

Dominasi tersebut mencakup seluruh pertandingan yang telah dijalani baik di liga lokal maupun kompetisi internasional.

Sepanjang musim 2025/2026 ini skuad kebanggaan Jawa Barat tersebut sudah melakoni total 14 laga kandang.

Rinciannya adalah sepuluh pertandingan pada kasta tertinggi liga domestik serta empat laga di pentas Asia.

Pada kompetisi lokal Persib bahkan berhasil menyapu bersih seluruh poin penuh dari sepuluh pertandingan tersebut.

Lini serang mereka sangat tajam dengan torehan 16 gol yang dilesakkan ke gawang lawan-lawannya.

Ketangguhan lini pertahanan juga terbukti karena mereka baru kebobolan satu kali saja di laga kandang.

Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang mereka di liga domestik dicetak oleh pemain asing Borneo FC.

Pencapaian di level internasional juga tidak kalah mentereng meski akhirnya mereka harus tereliminasi secara agregat.

Dari empat laga kandang di ACL 2 Persib meraih tiga kemenangan serta satu hasil imbang.

Teja Paku Alam dan kolega mencetak lima gol dan hanya merasakan satu kali kebobolan saja.

Klub asal Singapura Lion City Sailors menjadi satu-satunya tim yang bisa menahan imbang mereka di kandang.

Selain hasil imbang tersebut Persib sukses menumbangkan tim kuat seperti Selangor FC dan Bangkok United.

Kemenangan tipis atas Ratchaburi di leg kedua kemarin juga memperpanjang catatan tak terkalahkan di GBLA.

Rekor kandang yang fantastis ini akan kembali diuji dalam waktu dekat di kompetisi Super League.

Persita Tangerang dijadwalkan menjadi lawan berikutnya yang akan mencoba meruntuhkan keangkeran stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Pertandingan melawan tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut akan digelar pada Minggu malam tanggal 22 Februari.

Persita sendiri memiliki modal kepercayaan diri karena pernah mengalahkan Persib pada putaran pertama musim ini.

Namun tantangan bagi tim tamu kali ini jauh lebih berat karena harus bermain di markas Maung Bandung.

Persib tentu ingin membalas kekalahan tersebut sekaligus menjaga kesucian rekor kandang mereka tetap bertahan.

Motivasi tinggi para pemain diharapkan mampu menutup luka setelah tersingkir dari kompetisi antarklub Asia bulan ini.

Kini fokus utama Bojan Hodak adalah memastikan konsistensi tim tetap terjaga di sisa musim kompetisi domestik.

Load More