-
Persib Bandung terancam sanksi AFC akibat suporter masuk lapangan usai laga melawan Ratchaburi.
-
Pemain lawan sempat melarikan diri ke ruang ganti akibat ketakutan melihat invasi penonton.
-
Persib sebelumnya pernah didenda Rp507 juta akibat berbagai pelanggaran regulasi keselamatan di stadion.
Suara.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi bisu aksi suporter Persib Bandung yang nekat turun ke area hijau.
Kejadian ini meletus tepat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya duel melawan Ratchaburi.
Laga sengit di ajang AFC Champions League Two tersebut harus ternoda oleh aksi oknum penonton.
Sejumlah individu dari arah tribune terlihat merangsek masuk ke dalam lapangan dengan sangat cepat.
Aksi tak terduga ini memicu kepanikan luar biasa bagi tim tamu yang sedang berada di sana.
Para pemain dan ofisial Ratchaburi langsung memacu lari mereka menuju lorong ruang ganti pemain.
Ketakutan terlihat jelas di wajah para penggawa tim asal Thailand tersebut saat melihat kerumunan massa.
Suasana mencekam menyelimuti area lapangan pertandingan dalam waktu yang sebenarnya tidak terlalu lama.
Beruntung personel pengamanan dan para pemain Persib segera bergerak cepat untuk menenangkan situasi lapangan.
Baca Juga: Pemain Ratchaburi FC Ungkap Kondisi Mencekam di GBLA, Lemparan Batu hingga Flare
Steward yang bertugas langsung berjibaku menggiring kembali massa agar segera meninggalkan area rumput stadion.
Intervensi langsung bahkan dilakukan oleh sang juru taktik utama tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Pelatih Bojan Hodak juga sampai ikut meminta suporter kembali ke tempat duduk.
Tindakan sang pelatih menunjukkan betapa krusialnya menjaga ketertiban demi marwah klub di Asia.
Meskipun situasi akhirnya terkendali, catatan merah diprediksi akan tetap masuk ke kantong pengawas pertandingan.
Hingga detik ini, manajemen Persib masih menunggu surat resmi dari konfederasi sepak bola Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen