-
Persib Bandung terancam sanksi AFC akibat suporter masuk lapangan usai laga melawan Ratchaburi.
-
Pemain lawan sempat melarikan diri ke ruang ganti akibat ketakutan melihat invasi penonton.
-
Persib sebelumnya pernah didenda Rp507 juta akibat berbagai pelanggaran regulasi keselamatan di stadion.
Belum ada pernyataan tertulis secara resmi dari pihak AFC mengenai jenis hukuman yang akan dijatuhkan.
Namun, sejarah mencatat bahwa badan sepak bola tersebut sangat tegas terhadap pelanggaran keamanan stadion.
Kejadian invasi lapangan ini menambah daftar panjang masalah kedisiplinan yang menghantui manajemen tim Persib.
Klub berjuluk Pangeran Biru ini sebenarnya memiliki rekam jejak denda yang cukup mencengangkan sebelumnya.
Total uang senilai US$30 ribu atau setara Rp507.664.500 pernah melayang akibat sanksi disiplin terdahulu.
Denda fantastis tersebut merupakan akumulasi dari beberapa poin pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pendukung.
Sanksi tersebut dikeluarkan AFC karena Persib dinyatakan melanggar tiga ketentuan, yakni gagal bertanggung jawab atas perilaku penonton karena terdapat alat pembakar atau benda mudah terbakar, gagal memastikan jalur publik steril dari hambatan, dan lalai menjalankan regulasi keselamatan dan pengamanan.
Rincian hukuman masa lalu mencakup US$ 20.000 atas pelanggaran Pasal 65 ayat (1) kode disiplin.
Ada pula tambahan US$ 5.000 atas pelanggaran Pasal 35 mengenai Regulasi Keamanan dan Keselamatan AFC.
Baca Juga: Pemain Ratchaburi FC Ungkap Kondisi Mencekam di GBLA, Lemparan Batu hingga Flare
Terakhir, denda US$ 5.000 dibebankan atas pelanggaran Pasal 64 ayat (1) Kode Disiplin dan Etik AFC.
Rentetan pelanggaran ini tentu menjadi raport merah bagi kredibilitas penyelenggaraan pertandingan internasional di Bandung.
Kesalahan yang berulang berpotensi mendatangkan hukuman yang jauh lebih berat bagi skuad Maung Bandung.
Pihak manajemen kini harus bekerja ekstra keras untuk memberikan edukasi mendalam kepada seluruh elemen suporter.
Kepatuhan terhadap regulasi AFC adalah harga mati jika ingin tetap eksis di panggung internasional.
Kini semua pihak menanti keputusan final dari komisi disiplin terkait nasib Persib Bandung kedepannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara
-
Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung
-
Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam
-
BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis