-
Persib Bandung menang 1-0 atas Ratchaburi FC dalam laga AFC Champions League 2.
-
Pelatih Ratchaburi memuji atmosfer Bobotoh di GBLA yang sangat agresif dan luar biasa.
-
Kemenangan ini memastikan langkah Persib setelah melewati tekanan fisik dan atmosfer stadion yang panas.
Suara.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi bisu keangkeran markas Maung Bandung Persib Bandung pada Rabu malam.
Laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 2025-26 menyajikan drama yang sangat emosional.
Persib Bandung berhasil menumbangkan wakil Thailand, Ratchaburi FC, dengan skor tipis satu gol tanpa balas.
Kemenangan ini tidak hanya membawa suka cita bagi tim, tetapi juga decak kagum dari pihak lawan.
Worrawoot Srimaka selaku pelatih kepala Ratchaburi FC memberikan pengakuan jujur mengenai kondisi di lapangan hijau.
Ia merasa atmosfer yang diciptakan oleh ribuan pasang mata di tribun sangat memengaruhi mentalitas bertanding.
Bagi pelatih asal Thailand tersebut, gairah sepak bola di tanah air terasa sangat agresif dan membara.
Tekanan yang diberikan oleh para pendukung tuan rumah dianggap sebagai variabel kunci dalam laga krusial tersebut.
Srimaka menilai bahwa energi dari bangku penonton memberikan beban psikologis yang nyata bagi anak asuhnya.
Baca Juga: Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
“Kalau suporter di Bandung di Jakarta tidak, harus keluar uang banyak di Thailand, jadi suporter di Indonesia dan bayar mahal,” katanya kepada awak media.
Pernyataan tersebut merujuk pada betapa mahalnya nilai sebuah dukungan tulus yang ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia.
Kultur sepak bola di Bandung dinilai memiliki keunikan yang sulit ditemukan di negara asalnya sendiri.
Bobotoh memang sudah lama dikenal sebagai salah satu kelompok pendukung paling setia dan militan di Asia.
Kehadiran mereka di stadion bukan sekadar menonton, melainkan memberikan nyawa tambahan bagi para pemain Persib.
Worrawoot merasa pengalaman bertanding di hadapan puluhan ribu suporter fanatik adalah momen yang sangat berharga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut