Bola / Bola Dunia
Kamis, 19 Februari 2026 | 12:32 WIB
Insiden kericuhan usai laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), markas Persib Bandung. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Suporter Ratchaburi FC dievakuasi dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api setelah timnya menyingkirkan Persib Bandung di ACL Two 2025/2026.
  • Pertandingan leg kedua diwarnai kontroversi wasit, termasuk kartu merah untuk pemain Persib, memicu kericuhan pasca laga.
  • Pendukung tim tamu menjadi sasaran lemparan benda dan penghadangan saat evakuasi, namun akhirnya berhasil meninggalkan stadion selamat.

Suara.com - Media Thailand, Thai Rath, mengungkap kronologi menegangkan saat suporter Ratchaburi FC dievakuasi dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026) malam WIB.

Situasi memanas setelah laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 berakhir dengan hasil yang memastikan langkah wakil Thailand ke perempat final.

Ratchaburi FC menyingkirkan Persib Bandung dengan agregat 3-1. Kekalahan 0-3 pada leg pertama tak mampu dibalikkan Persib meski menang 1-0 di leg kedua.

Thom Haye dan rekan-rekannya pun harus mengubur mimpi melaju lebih jauh di kompetisi Asia tersebut.

Pertandingan juga diwarnai kontroversi kepemimpinan wasit Majed Al-Shamrani. Ia tidak memberikan kartu kepada pemain Ratchaburi FC usai insiden yang melibatkan gelandang Persib, Adam Alis.

Sebaliknya, penyerang Persib, Uilliam Barros, justru diganjar kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap bek Ratchaburi FC, Jonathan Khemdee.

Ketegangan memuncak selepas peluit panjang dibunyikan. Sejumlah Bobotoh merangsek masuk ke lapangan dan berupaya mengejar wasit yang berlari menuju tunnel untuk menyelamatkan diri ke ruang ganti.

Dalam situasi yang semakin tidak kondusif, para pemain Ratchaburi FC pun bergegas masuk ke dalam tunnel.

Mengutip laporan suporter Ratchaburi FC bernama Joe, yang dilansir Thai Rath, pendukung asal Thailand mengalami situasi genting di tribun.

Baca Juga: Persib Bandung Dongkrak Ranking Liga Indonesia Usai Gagal di AFC Champions League 2

"Menjadi sasaran lemparan benda, dan setelah botol serta petasan mulai dilempar, polisi meminta mereka menurunkan bendera serta mengganti pakaian agar tidak menjadi target, sebelum dipindahkan ke ruang VIP".

Presiden Ratchaburi FC, Thanawat Nitikanjana, disebut turun tangan langsung.

Ia menjemput dan membawa para suporter timnya berlindung ke ruang ganti sebelum akhirnya meninggalkan stadion bersama.

"Ia menambahkan bahwa saat rombongan tim dan suporter Ratchaburi meninggalkan stadion, mereka diadang suporter tuan rumah yang mengendarai sepeda motor dan mengikuti sambil meneriakkan kata-kata sepanjang perjalanan."

"Rombongan kemudian berganti kendaraan dari bus ke minivan di jalan tol untuk menghindari pengejaran sebelum akhirnya tiba dengan selamat di hotel," tulis Thai Rath merujuk dari cerita Joe.

Laporan ini menjadi sorotan luas di Thailand, menggambarkan betapa panasnya atmosfer pertandingan di Bandung malam itu, baik di dalam maupun luar lapangan.

"Sementara itu, para pemain Ratchaburi juga tiba di hotel dengan selamat. Mereka mendapat pengawalan polisi dan militer sepanjang perjalanan dari stadion," imbuh Thai Rath.

Load More