Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 20 Februari 2026 | 09:02 WIB
Emil Audero (IG Emil Audero)
Baca 10 detik
  • Emil Audero memimpin Cremonese menghadapi AS Roma dalam laga krusial pekan ke-26 Serie A.

  • Cremonese berjuang menjauh dari zona degradasi setelah gagal menang dalam sebelas pertandingan terakhir.

  • AS Roma wajib menang demi mengamankan posisi empat besar dari kejaran ketat Juventus.

Suara.com - Stadion Olimpico akan menjadi saksi perjuangan keras Emil Audero Mulyadi saat Cremonese menantang tuan rumah AS Roma.

Pertandingan pekan ke-26 Liga Italia Serie A musim 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 23 Februari pukul 02.45 WIB.

Laga ini menjadi sangat krusial bagi Emil Audero dan kawan-kawan untuk segera bangkit dari keterpurukan panjang.

Tercatat klub asal Kota Cremona ini belum sekali pun merasakan manisnya kemenangan sejak tanggal 7 Desember lalu.

Absennya hasil positif dalam sebelas pertandingan terakhir membuat mentalitas bertanding tim benar-benar sedang diuji saat ini.

Pelatih Davide Nicola kini memikul beban berat untuk meramu strategi agar anak asuhnya tampil meledak di Roma.

Kondisi papan bawah klasemen yang semakin panas membuat posisi Cremonese kini berada dalam situasi yang sangat tidak aman.

Saat ini Jamie Vardy serta kolega masih tertahan di peringkat ke-16 dengan raihan total sebanyak 24 poin saja.

Mereka hanya memiliki selisih tipis yakni tiga angka dari Fiorentina yang menghuni batas atas wilayah degradasi.

Baca Juga: Rajanya Penyelamatan! Emil Audero Resmi Jadi Kiper Sibuk dan Terbaik di Serie A Italia

Jika kembali menelan kekalahan, maka peluang mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia semakin menipis.

Namun target membawa pulang poin dari ibu kota dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah bagi tim tamu.

AS Roma yang menyandang status sebagai salah satu kekuatan elit di Italia sedang dalam performa yang cukup stabil.

Srigala Ibu Kota kini bertengger di posisi keempat klasemen sementara dengan mengoleksi total sebanyak 47 poin.

Peringkat tersebut merupakan zona sakral bagi tim-tim besar karena menjadi tiket otomatis menuju kompetisi Liga Champions.

Kendati demikian posisi skuad asuhan Gian Piero Gasperini ini masih sangat rawan tergeser oleh para pesaing terdekatnya.

Juventus yang berada di posisi kelima mengintai dengan jarak hanya satu angka di bawah tim kebanggaan warga Roma.

Kondisi tersebut memaksa Paulo Dybala dan kawan-kawan untuk mengamankan poin penuh dalam setiap pertandingan kandang mereka.

Dukungan penuh dari puluhan ribu suporter setia di Stadion Olimpico akan menjadi energi tambahan bagi tim tuan rumah.

Banyak pengamat sepak bola memprediksi bahwa AS Roma tetap menjadi unggulan utama dalam bentrokan sengit nanti malam.

Strategi menyerang total kemungkinan besar akan diterapkan Gasperini sejak menit awal untuk mengunci kemenangan secara lebih cepat.

Dalam kondisi tertekan seperti ini, peran Emil Audero Mulyadi menjadi sangat vital sebagai penjaga benteng pertahanan terakhir.

Kiper berkebangsaan Indonesia ini diharapkan mampu merepotkan barisan penyerang Roma dengan aksi-aksi penyelamatan gemilangnya di bawah mistar.

Kualitas Emil dalam membaca arah bola serta refleks cepatnya sudah sering teruji dalam berbagai pertandingan krusial musim ini.

Cremonese sangat bergantung pada ketenangan mantan kiper Inter Milan tersebut untuk menggagalkan setiap peluang emas yang diciptakan lawan.

Hanya performa luar biasa dari lini belakang yang bisa memberikan harapan bagi tim tamu untuk mencuri poin di Olimpico.

Kombinasi antara kedisiplinan bertahan dan efektivitas serangan balik menjadi kunci utama jika Davide Nicola ingin membuat kejutan besar.

Setiap penyelamatan yang dilakukan Emil akan memberikan rasa percaya diri tambahan bagi rekan setimnya untuk terus melakukan perlawanan.

Meskipun di atas kertas kalah segalanya, semangat juang untuk lolos dari jerat degradasi bisa menjadi faktor pembeda nantinya.

Seluruh penggemar sepak bola di Indonesia tentu akan menantikan aksi memukau dari sang penjaga gawang andalan di kompetisi elit.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian kualitas bagi seorang Emil Audero di level internasional.

Laga melawan tim besar selalu memberikan motivasi ekstra bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka secara individu.

Data valid mengenai klasemen dan statistik pertemuan menjadi dasar kuat mengapa laga ini disebut sebagai partai yang sangat menentukan.

Kita akan melihat apakah tembok pertahanan yang dipimpin Emil mampu meredam agresivitas tim Serigala Roma sepanjang sembilan puluh menit.

Upaya keras harus ditunjukkan sejak peluit pertama dibunyikan agar Cremonese tidak menjadi bulan-bulanan di markas besar lawan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak klub mengenai kondisi kebugaran pemain menjelang laga malam nanti.

Load More