-
Persib Bandung resmi tersingkir dari kompetisi Asia setelah kalah agregat gol dari Ratchaburi.
-
Fokus Maung Bandung kini sepenuhnya beralih untuk mempertahankan gelar juara di kompetisi domestik.
-
Borneo FC dan Persija Jakarta harus waspada terhadap ancaman kebangkitan Persib di liga.
Suara.com - Kegagalan melangkah ke perempat final kompetisi AFC Champions League Two menjadi titik balik bagi skuad Persib Bandung.
Kekalahan agregat dari wakil Thailand membuat tim kebanggaan Jawa Barat ini harus mengubur mimpi di kancah internasional.
Meski berhasil memenangkan laga leg kedua atas Ratchaburi, torehan satu gol tersebut belum cukup menyelamatkan posisi mereka.
Situasi ini justru menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing terdekat di kompetisi domestik kasta tertinggi Indonesia.
Kini anak asuh Bojan Hodak dipastikan bakal mencurahkan seluruh energi serta konsentrasi mereka pada ajang Super League.
Saat ini Marc Klok dan rekan setimnya masih memimpin takhta klasemen sementara dengan raihan total 47 poin.
Posisi tersebut sangat tipis dari kejaran Borneo FC yang menempel ketat di urutan kedua dengan selisih satu angka.
Namun Maung Bandung memiliki keuntungan karena masih menyimpan satu jadwal pertandingan yang sempat tertunda sebelumnya.
Laga krusial yang tertunda itu akan mempertemukan sang pemuncak klasemen dengan Borneo FC dalam waktu dekat.
Baca Juga: Dikritik Jarang Turunkan Pemain Baru Persija, Mauricio Souza: Yang Menentukan Saya!
Pertarungan sengit tersebut dijadwalkan berlangsung di markas tim berjuluk Pesut Etam pada pertengahan Maret 2026 mendatang.
Duel ini diprediksi menjadi ajang penebusan bagi lawan setelah pada pertemuan sebelumnya harus mengakui keunggulan Persib.
Terlepas dari rivalitas tersebut, fokus utama Pangeran Biru sekarang adalah menjaga konsistensi demi mempertahankan gelar juara bertahan.
Status juara bertahan yang disandang Persib tentu menjadi motivasi tambahan untuk meraih trofi Liga untuk ketiga kalinya.
Kondisi fokus tunggal ini yang memaksa Borneo FC serta Persija Jakarta untuk segera meningkatkan kewaspadaan mereka.
Dua klub besar tersebut merupakan kompetitor terkuat yang memiliki peluang matematis untuk menjegal langkah besar Persib Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Sekecil Apa Peluang Persija Juara Musim Ini? Mauricio Souza Bilang Begini
-
2 Kekuarangan Timnas Futsal Indonesia Jelang Hadapi Malaysia
-
Peringkat Terbaru Bali United Usai Bantai PSBS Biak 6-1
-
Momen Bersejarah! Assist Perdana Claudia Scheunemann di Eropa, Bantu FC Utrecht Menang 3-0
-
4 Bulan Lebih Menepi, Isco Akhirnya Kembali Berlatih bersama Real Betis
-
Jadi Mimpi Buruk Persija, Moussa Sidibe Bongkar Kunci Kemenangan Bhayangkara FC
-
Napoli Bungkam AC Milan, Antonio Conte: Kami Bangga!
-
Modal Bantai Brunei, Timnas Indonesia Siap Beri Mimpi Buruk untuk Malaysia di Piala AFF Futsal 2026
-
Luciano Spalletti Puas dengan Performa Juventus usai Kalahkan Genoa
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Tanpa Diaspora Eropa