Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:37 WIB
Persija Jakarta meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Madura United dalam lanjutan kompetisi Liga 1 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (23/1/2025) malam. [Instagram Persija]
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta kembali menggunakan JIS sebagai markas saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-22.

  • Mauricio Souza yakin kedekatan tribun penonton di JIS akan membuat mental pemain lawan panik.

  • Macan Kemayoran membidik kemenangan untuk terus menempel ketat posisi Persib Bandung di papan atas.

Suara.com - Persija Jakarta bersiap menyambut kembali atmosfer kandang mereka di Jakarta International Stadium untuk menjamu PSM Makassar.

Laga krusial pekan ke-22 Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam, 20 Februari 2026.

Kembalinya Macan Kemayoran ke stadion berkapasitas besar ini terjadi setelah sebelumnya mereka harus menggunakan Stadion Gelora Bung Karno.

Pelatih kepala Persija, Mauricio Souza, menilai perpindahan venue ini memberikan dampak psikologis yang sangat signifikan bagi tim.

Kehadiran ribuan suporter setia di tribun yang sangat dekat dengan lapangan menjadi faktor kunci kemenangan mereka.

Souza mengamati bahwa struktur bangunan JIS memberikan tekanan mental yang jauh lebih berat bagi tim tamu.

Jarak antara tribun penonton dan area lapangan yang sangat rapat diyakini mampu merusak fokus para pemain lawan.

"Kalau dari [kualitas] lapangan, GBK yang terbaik, tapi kita tahu di JIS itu suporter [bisa] membuat lawan jadi berat," kata Souza dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Kamis (19/2).

Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut sangat optimis anak asuhnya bisa mendominasi jalannya pertandingan sejak menit pertama dimulai.

Baca Juga: Duel Klasik Persija Jakarta vs PSM Makassar, Pertaruhan Papan Atas Melawan Bayang-Bayang Degradasi

Ia menginginkan para pemain memanfaatkan dukungan fanatik Jakmania untuk mengurung pertahanan tim berjuluk Juku Eja tersebut.

Strategi menekan lawan secara intensif akan menjadi senjata utama Persija Jakarta dalam memburu tiga poin penuh.

Keintiman atmosfer stadion dianggap sebagai keunggulan tambahan yang tidak dimiliki oleh stadion-stadion lainnya di Indonesia saat ini.

"Kalau lapangan dekat dengan penonton, jadi JIS itu bisa membuat lawan panik. Jadi susah untuk lawan kami [di JIS] karena kami bisa tekan lawan," ucap pelatih asal Brasil ini.

Keyakinan ini muncul karena para pemain Persija merasa jauh lebih nyaman dan bersemangat saat berlaga di sana.

Souza telah menyiapkan skema serangan balik cepat untuk mengeksploitasi setiap celah yang ditinggalkan oleh lini belakang PSM.

Load More