- Arne Slot membalas kritik Wayne Rooney mengenai kurangnya aura pelatih dibandingkan Jurgen Klopp di Liverpool.
- Slot menilai perbandingan langsung dengan Klopp tidak adil, menekankan bahwa aura pelatih tumbuh melalui kemenangan.
- Slot mengingatkan bahwa ia dan Klopp memiliki kesamaan yaitu pernah memenangkan gelar liga domestik.
Suara.com - Manajer Liverpool, Arne Slot membalas kritik yang disampaikan eks striker Manchester United, Wayne Rooney, yang menyebut dirinya tak memiliki aura kuat seperti Jurgen Klopp sebagai pelatih Liverpool.
Slot menilai perbandingan dengan pendahulunya, Jurgen Klopp, bukanlah hal yang sepenuhnya adil.
Rooney dalam sebuah program diskusi menyatakan Slot tidak memiliki kharisma atau aura yang cukup untuk menangani Liverpool, terutama setelah era Klopp yang dinilai begitu berpengaruh di Anfield.
“Saya rasa dia tidak punya aura itu untuk Liverpool. Mungkin karena mereka baru saja dilatih Jurgen. Sulit bagi siapa pun untuk menyamai itu,” ujar Rooney.
Menanggapi komentar tersebut jelang laga tandang ke markas Nottingham Forest, Slot memilih menjawab dengan santai namun menyentil.
“Membandingkan orang itu hak semua orang, tapi apakah itu adil?” kata Slot dikutip dari Metro.uk
“Satu hal yang sama antara saya dan Jurgen adalah kami sama-sama memenangkan liga. Itu tidak buruk, bukan?” lanjutnya.
Slot juga menyebut bahwa aura seorang pelatih biasanya lahir dari kemenangan.
“Semakin banyak manajer menang, semakin besar auranya. Jika musim lalu saya punya aura, mungkin musim ini orang merasa berbeda. Tapi itu bagian dari sepak bola,” ujarnya.
Baca Juga: Mantan Asisten Sir Alex Ferguson Anggap Senne LammensBelum Sesuai dengan Standar Manchester United
Slot bahkan mempertanyakan apakah opini tersebut benar-benar mewakili pandangan umum atau hanya pendapat pribadi Rooney.
“Mungkin dia satu-satunya yang berpikir seperti itu, saya tidak tahu,” ucap Slot.
Sebagai catatan, Rooney sendiri belum kembali melatih sejak dipecat oleh Plymouth Argyle pada Desember 2024.
Sebelumnya, ia juga menjalani periode yang tidak konsisten bersama Derby County, DC United, dan Birmingham City.
Berita Terkait
-
Mantan Asisten Sir Alex Ferguson Anggap Senne LammensBelum Sesuai dengan Standar Manchester United
-
Owen Hargreaves Masih Tak Habis Pikir dengan Pola Pikir Ruben Amorim Saat Latih MU
-
Arne Slot Janjikan Waktu yang Tepat Buat Alexander Isak Meledak Bersama Liverpool
-
Miliarder AS Suntik Dana Lagi ke Manchester United, Era Glazer Bakal Berakhir?
-
Barcelona Gigit Jari! Manchester United Tolak Negosiasi Klausul Permanen Marcus Rashford
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pulih dari Cedera, Muhammad Ferrari Siap Perkuat Bhayangkara FC
-
NAC Breda Dilaporkan Tak Terima Usai Dean James Lolos dari Sanksi KNVB
-
Vinicius Jr Dukung Lamine Yamal Lawan Chant Anti Muslim Oknum Suporter
-
Titik Terang Skandal Paspoortgate, KNVB Tidak Sanksi Dean James dan Go Ahead Eagles
-
Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib
-
Maarten Paes Kena Semprot Legenda Ajax, Pola Permainannya Dinilai Tak Masuk Akal
-
Comeback Epik! Timnas Futsal Indonesia Hajar Australia, Melaju ke Semifinal
-
Bicara ke Erick Thohir, John Herdman Minta PSSI Fokus pada Pengembangan Usia Dini
-
Arsenal Gendong Liga Inggris di Liga Champions
-
Hector Souto Pamerkan Kemampuan Bahasa Indonesia Usai Kalahkan Malaysia