- Persita Tangerang gagal mencuri poin dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026).
- Pelatih Carlos Pena merasa kecewa karena timnya sudah tampil baik menghadapi lini pertahanan kokoh milik Persib.
- Persita selanjutnya bersiap menjamu Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang, pada hari Kamis (26/2/2026).
Suara.com - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, menilai timnya pantas membawa pulang poin saat bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan ke-22 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (22/2/2026).
Pena mengaku kecewa karena Persita gagal mencuri poin dalam lawatan tersebut. Menurut dia, performa anak asuhnya sudah cukup baik dan layak setidaknya mengamankan hasil imbang.
"Sangat disayangkan kami tidak bisa pulang dari sini setidaknya dengan satu poin, karena menurut saya para pemain dan tim saya pantas mendapatkannya. Kami datang ke sini untuk bermain dengan kepribadian dan karakter," kata Pena di laman resmi klub.
"Saya rasa tidak banyak tim yang datang ke sini dan bermain seperti cara kami bermain. Kami kebobolan dari situasi bola mati yang tentu bisa kami antisipasi dengan lebih baik," katanya.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu menambahkan, salah satu kendala terbesar timnya adalah kokohnya lini belakang Persib saat bermain di kandang.
"Saya pikir Persib bermain disini dalam 10 pertandingan dan baru kebobolan satu gol. Bukan hanya Persita yang memiliki masalah di lini depan ketika bermain disini," ujar Pena.
"Kami memiliki peluang di babak pertama, saya ingat ketika Eber Bessa melepaskan umpan. Juga saat tendangan sudut di babak kedua, tapi tidak disahkan," kata dia.
"Persib memiliki lini belakang yang kuat dan bagus di liga. Kami berusaha terus saat datang ke sini tapi belum bisa mencetak gol," katanya.
Setelah hasil tersebut, Persita mengalihkan fokus untuk bangkit pada pekan ke-22 Super League saat menjamu Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (26/2/2026) mendatang.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Hampir Full Team Lawan Bali United, Donny Warmerdam Siap dari Bangku Cadangan
(Antara)
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Hampir Full Team Lawan Bali United, Donny Warmerdam Siap dari Bangku Cadangan
-
Alasan Carlos Pena Jadikan Hokky Caraka Kiper Dadakan Persita Tangerang
-
Penyerang Andalan STY Berubah Posisi Jadi Kiper, Apa Alasannya?
-
Pengalaman Ramadan Pertama di Indonesia, Striker Persija Alaeddine Ajaraie Merasa Nyaman
-
Selamat Tinggal! Thom Haye Cabut Tinggalkan Persib, Layvin Kurzawa Hilang Tanpa Kabar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan