Bola / Bola Indonesia
Senin, 23 Februari 2026 | 09:05 WIB
Maarten Paes (Ajax Amsterdam)
Baca 10 detik
  • Maarten Paes menjalani debut resmi bersama Ajax dengan hasil imbang 1-1 lawan NEC.

  • Kiper Timnas Indonesia ini mengkritik kegagalan tim memenangkan laga kandang di Johan Cruijff Arena.

  • Paes menyoroti lemahnya pertahanan Ajax dalam mengantisipasi skema bola mati lawan yang berbuah gol.

Suara.com - Laga emosional baru saja dilewati oleh penjaga gawang utama Timnas Indonesia dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Belanda.

Maarten Paes merasa sangat tidak puas setelah tim yang dibelanya gagal meraup poin penuh di markas sendiri.

Pertandingan sengit antara Ajax melawan NEC Nijmegen yang digelar di Johan Cruijff Arena berakhir tanpa pemenang.

Skor akhir 1-1 menjadi hasil yang harus diterima kedua tim setelah berduel selama sembilan puluh menit.

Publik tuan rumah sebenarnya sangat berharap Ajax bisa menunjukkan dominasi total pada laga akhir pekan tersebut.

Status sebagai tim besar membuat ekspektasi terhadap performa Ajax selalu berada pada level yang sangat tinggi.

Maarten Paes secara terbuka menyuarakan standar tinggi yang seharusnya dijunjung oleh setiap pemain di dalam tim.

“Ketika Anda adalah Ajax, Anda harus selalu mengalahkan NEC di kandang,” kata Paes seperti dikutip dari laman resmi Ajax.

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa ambisius sang kiper dalam menjaga martabat klub barunya di depan pendukung sendiri.

Baca Juga: Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia

Meski secara statistik Ajax diunggulkan, namun kenyataan di lapangan memberikan tantangan yang jauh lebih berat.

Jalannya Pertandingan di Johan Cruijff Arena

Dominasi tuan rumah sebenarnya sudah mulai terlihat sejak babak pertama bergulir dengan intensitas serangan yang tinggi.

Mika Godts berhasil memecah kebuntuan dan membawa Ajax unggul lebih dulu lewat golnya pada menit ke-39.

Sorak sorai pendukung memenuhi stadion seiring keunggulan tipis yang bertahan hingga waktu istirahat tiba.

Namun konsentrasi lini pertahanan Ajax tampak mengalami penurunan drastis saat memasuki interval babak kedua.

Load More