- TVRI memodernisasi sistem penyiaran mereka untuk menjamin kualitas siaran Piala Dunia 2026 sampai pelosok.
- Peningkatan teknologi mencakup sistem distribusi berlapis dengan jalur cadangan untuk menjaga siaran tetap mengudara.
- TVRI mengirim tim teknis ke lokasi acara yang dilengkapi peralatan canggih untuk mendukung liputan langsung.
Suara.com - Televisi Republik Indonesia (TVRI) melakukan modernisasi sistem penyiaran guna memastikan tayangan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati masyarakat hingga ke pelosok negeri.
Langkah ini diambil untuk menjamin kualitas siaran berskala global tetap optimal, baik dari sisi gambar, suara, maupun stabilitas jaringan distribusi.
Direktur Teknik TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto, menegaskan kesiapan teknologi menjadi prioritas utama dalam menghadirkan ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
“Kami memastikan seluruh rantai penyiaran, mulai dari penerimaan feed internasional, proses distribusi, hingga transmisi ke pemancar daerah berjalan dengan sistem redundansi berlapis. Jika terjadi gangguan pada satu jalur, sistem otomatis akan beralih ke jalur cadangan sehingga siaran tetap mengudara tanpa terputus,” ujar Satriyo di Jakarta.
Modernisasi yang dilakukan TVRI tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gambar jernih dan audio stabil, tetapi juga pada penguatan keandalan sistem serta konvergensi jaringan.
TVRI turut menyiapkan infrastruktur Over the Top (OTT) untuk menjangkau generasi muda yang semakin akrab dengan platform digital.
Dalam distribusi siaran, TVRI memanfaatkan jalur berbasis satelit dan IP transmission sebagai sistem utama sekaligus cadangan. Skema ini dirancang agar siaran tetap tangguh dalam berbagai kondisi teknis.
Tak hanya itu, TVRI juga mengirimkan tim teknis ke negara tuan rumah Piala Dunia. Mereka dibekali kamera resolusi tinggi (HD/4K), perangkat live transmission berbasis satelit dan bonded cellular, portable editing suite, serta perangkat audio profesional.
Peralatan tersebut memungkinkan siaran langsung dilakukan secara fleksibel dari berbagai lokasi.
Baca Juga: Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
“Dengan dukungan encoder IP dan sistem pengiriman berbasis jaringan berkecepatan tinggi, materi liputan dapat dikirim ke Jakarta dalam hitungan detik untuk segera ditayangkan,” jelas Satriyo.
Melalui kombinasi modernisasi infrastruktur dalam negeri dan kesiapan teknis di lokasi acara, TVRI menegaskan komitmennya sebagai lembaga penyiaran publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.
Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton Piala Dunia 2026 yang merata, berkualitas, dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
(Antara)
Berita Terkait
-
Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
-
Ngeri! 12.575 Kasus Orang Hilang di Salah Satu Kota Penyelenggara Piala Dunia 2026
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Dick Advocaat Mundur, Eks Pelatih Calvin Verdonk Tangani Curacao di Piala Dunia 2026
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Peta Kekuatan Calon Juara Piala Dunia 2026: 5 Tim Ini Dijagokan FIFA
-
Luis de la Fuente: Lamine Yamal Harus Terbuka Terima Nasihat dan Jangan Cedera
-
John Herdman Mulai Racik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Thom Haye dan Klok Sudah Gabung TC
-
Tidak Terpilihnya Dean Huijsen di Timnas Spanyol Menuai Tanda Tanya
-
FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana
-
Hidemasa Morita Tinggalkan Sporting CP, Dilirik Klub Premier League
-
Mauricio Souza Pergi, 3 Bintang Persija Tulis Pesan Emosional
-
Kabar Duka, Mantan Pemain Southampton Meninggal Dunia di Usia 21 Tahun
-
Pelatih Klub MLS Terang-terangan Ingin Boyong Robert Lewandowski
-
Son Heung-min Pamit di Piala Dunia 2026, Beban Berat Cetak Sejarah Buat Korea Selatan