-
Inter Milan tersingkir secara mengejutkan setelah kalah agregat 2-5 dari tim Bodo/Glimt.
-
Atletico Madrid dan Newcastle United lolos ke 16 besar dengan kemenangan agregat telak.
-
Empat tim terakhir akan memperebutkan tiket tersisa dalam laga playoff Kamis dini hari.
Suara.com - Panggung kompetisi kasta tertinggi Eropa Liga Champions baru saja menyuguhkan drama luar biasa pada Rabu dini hari. Empat pertandingan hidup mati telah menentukan nasib para kontestan untuk melaju ke fase berikutnya.
Sorotan utama tertuju pada keberhasilan empat tim yang kini resmi memegang tiket 16 besar Liga Champions.
Kejutan paling mengguncang terjadi saat tim raksasa Italia dipaksa menelan pil pahit di rumah sendiri.
Sementara itu, beberapa tim unggulan lainnya berhasil menjalankan misi mereka dengan sangat meyakinkan.
Atletico Madrid tampil sangat perkasa saat menjamu tamu mereka di Stadion Wanda Metropolitano.
Skuad asuhan Diego Simeone sukses menyudahi perlawanan Club Brugge dengan skor telak 4-1.
Alexander Sorloth menjadi aktor utama dalam pesta gol tersebut melalui torehan tiga gol.
Keberhasilan penyerang tersebut mencetak hattrick memastikan langkah Los Rojiblancos tidak terbendung oleh lawan.
Secara keseluruhan, Atletico Madrid melenggang ke babak 16 besar dengan keunggulan agregat 7-4.
Baca Juga: Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
Beralih ke Inggris, Newcastle United kembali menunjukkan taji mereka di hadapan pendukung setia.
The Magpies berhasil mengatasi perlawanan sengit dari Qarabag FK dengan kedudukan akhir 3-2.
Kemenangan tipis di leg kedua ini sebenarnya hanyalah penegasan dominasi tim tuan rumah.
Secara akumulatif, Newcastle United unggul sangat jauh dengan agregat skor mencapai 9-3.
Hasil impresif ini membawa pasukan dari Tyneside tersebut melaju dengan kepercayaan diri yang tinggi.
Namun, cerita paling dramatis justru muncul dari pertandingan di stadion legendaris Giuseppe Meazza.
Inter Milan yang merupakan finalis musim lalu secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Bodo/Glimt.
Wakil asal Norwegia tersebut tampil tanpa beban dan berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor 1-2.
Kekalahan menyakitkan ini membuat langkah Nerazzurri di kompetisi Eropa musim ini terhenti seketika.
Bodo/Glimt pun mencatatkan sejarah dengan melaju ke babak selanjutnya lewat keunggulan agregat 2-5.
Di tempat lain, Bayer Leverkusen memilih bermain lebih taktis saat menghadapi tantangan Olympiacos.
Bertanding di BayArena, tim asuhan Xabi Alonso tersebut hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Meski skor berakhir 0-0, hasil ini sudah lebih dari cukup bagi wakil Jerman tersebut.
Leverkusen tetap dinyatakan lolos karena mereka mengantongi modal kemenangan yang kuat di laga sebelumnya.
Kemenangan agregat 2-0 memastikan nama Bayer Leverkusen berada di daftar tim babak 16 besar.
Dengan hasil ini, empat posisi di babak gugur kini telah resmi terisi oleh para pemenang.
Atletico Madrid, Newcastle United, Bodo/Glimt, dan Bayer Leverkusen tinggal menunggu lawan berikutnya.
Namun, kompetisi belum usai karena masih ada empat tiket tersisa yang akan segera diperebutkan.
Sejumlah laga panas dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis dini hari mendatang untuk melengkapi kuota.
Pertandingan menarik seperti Real Madrid melawan Benfica diprediksi akan menyedot banyak perhatian pecinta bola.
Berikut adalah data hasil akhir pertandingan yang dilansir dari informasi resmi otoritas sepak bola Eropa.
Berdasarksn laman resmi UEFA, berikut hasil leg kedua playoff Liga Champions pada Rabu (25/2):
Atletico Madrid 4-1 Club Brugge (agregat 7-4)
Newcastle United 3-2 Qarabag FK (agregat 9-3)
Inter Milan 1-2 Bodo/Glimt (agregat 2-5)
Bayer Leverkusen 0-0 Olympiacos (agregat 2-0)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kondisi Terbaru Pratama Arhan Operasi Meniskus, Terancam Tak Dipanggil John Herdman
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti