- Dick Advocaat resmi mundur sebagai pelatih Timnas Curacao pada Senin (23/2) karena alasan keluarga, empat bulan jelang Piala Dunia 2026.
- Fred Rutten, pelatih asal Belanda berpengalaman, ditunjuk Federasi Sepak Bola Curacao untuk menggantikan posisi Advocaat.
- Advocaat mencetak sejarah membawa Curacao lolos Piala Dunia 2026, partisipasi perdana mereka, setelah tidak terkalahkan di kualifikasi.
Suara.com - Dick Advocaat resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih tim nasional Tim nasional sepak bola Curacao pada Senin (23/2), hanya sekitar empat bulan sebelum bergulirnya Piala Dunia 2026.
Mengutip laporan laman FIFA, keputusan tersebut diambil karena alasan keluarga. Pelatih berusia 78 tahun itu menyebut dirinya harus memberikan perhatian penuh kepada putrinya yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.
“Saya selalu menempatkan keluarga di atas sepak bola. Karena itu, keputusan ini memang harus saya ambil. Saya akan merindukan Curacao, masyarakatnya, dan rekan-rekan kerja saya di sana,” ujar Advocaat.
Digantikan Fred Rutten
Sepeninggal Advocaat, Federasi Sepak Bola Curacao bergerak cepat dengan menunjuk pelatih asal Belanda lainnya, Fred Rutten, sebagai pengganti.
Rutten yang kini berusia 63 tahun memiliki rekam jejak panjang di Eropa. Ia pernah menangani FC Twente, menjadi asisten pelatih di PSV Eindhoven, serta melatih SBV Vitesse, FC Groningen, dan Feyenoord.
Pengalaman internasionalnya juga mencakup masa kerja di Anderlecht dan Al Shabab.
Rutten menyampaikan rasa hormatnya kepada sang pendahulu.
“Ini masa yang berat bagi Dick. Saya mendoakan yang terbaik untuk dia dan keluarganya. Dick adalah ikon sepak bola. Merupakan kehormatan bagi saya untuk melanjutkan pekerjaannya. Curacao bisa mengharapkan komitmen dan dedikasi penuh dari saya,” ucap Rutten.
Baca Juga: TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
Ukir Sejarah Bersama Curacao
Advocaat mulai menangani Curacao pada Januari 2024 dan memimpin tim dalam 19 pertandingan.
Meski masa tugasnya relatif singkat, ia sukses mencatatkan sejarah besar dengan membawa negara tersebut lolos ke Piala Dunia 2026, yang menjadi partisipasi perdana mereka di ajang paling bergengsi sepak bola dunia.
Dalam perjalanan kualifikasi, Curacao tampil impresif dan tidak terkalahkan. Negara dengan populasi sekitar 150 ribu jiwa itu pun menjadi salah satu peserta dengan jumlah penduduk paling kecil yang berhasil menembus putaran final Piala Dunia.
“Saya menyadari bahwa membawa salah satu negara terkecil di dunia ke Piala Dunia adalah salah satu pencapaian terpenting dalam karier saya. Saya bangga kepada para pemain, staf, dan federasi yang selalu percaya pada proses ini,” tutur Advocaat.
Presiden Federasi Sepak Bola Curacao, Gilbert Martina, mengaku menghormati keputusan sang pelatih.
“Kami menghargai keputusan yang diambilnya. Dick telah menorehkan sejarah bagi tim nasional kami. Curacao akan selalu berterima kasih atas dedikasinya,” kata Martina.
Tantangan Berat di Fase Grup
Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Curacao tergabung di Grup E bersama Jerman, Pantai Gading, dan Ekuador.
Laga perdana mereka dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni melawan Jerman di Houston, Amerika Serikat, ujian besar bagi tim debutan yang ingin melanjutkan kisah mengejutkan mereka di panggung dunia.
Berita Terkait
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
-
Ngeri! 12.575 Kasus Orang Hilang di Salah Satu Kota Penyelenggara Piala Dunia 2026
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Beda dengan Patrick Kluivert, Sang Guru Pilih Mundur dari Timnas Karena 'Tugas Mulia'
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
FFI Umumkan 25 Pemain Sementara Timnas Futsal untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Super League Dapat Dua Slot Kompetisi Asia, Persija-Persib Jadi Wakil Indonesia?
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Robert Lewandowski Bimbang Soal Masa Depan di Barcelona
-
Deretan Pemain Naturalisasi yang Terancam Degradasi Bareng Klubnya, Siapa Saja?
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil