Bola / Bola Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 | 08:05 WIB
Quenay Soewarto. (Instagram/@footballtalentnesia)
Baca 10 detik
  • Quenay Soewarto kini resmi bergabung dengan FC Dordrecht U-19 setelah berkarir di Feyenoord.

  • Bek kiri potensial ini memiliki darah Indonesia dan Suriname meski lahir di Belanda.

  • Prestasi terbarunya adalah menjuarai Liga U-15 Belanda dan naik level ke skuad U-17.

Suara.com - Kabar terbaru datang dari pemain keturunan Indonesia talenta muda sepak bola Eropa yang memiliki keterikatan batin dengan publik Indonesia.

Nama Quenay Soewarto kembali mencuat ke permukaan setelah sempat menjadi buah bibir saat gelaran Piala Dunia U-17 2023.

Saat itu netizen Indonesia sangat berharap sang bek tangguh bisa berseragam Merah Putih di bawah arahan pelatih Bima Sakti.

Sayangnya kesempatan tersebut belum berjodoh karena tim kepelatihan saat itu hanya membawa satu pemain diaspora yakni Welber Jardim.

Kini setelah cukup lama tidak terdengar kabarnya pemain muda berbakat ini menunjukkan progres karier yang sangat signifikan.

Quenay Soewarto membuktikan kualitasnya dengan meraih prestasi gemilang saat masih menimba ilmu di akademi sepak bola Feyenoord.

Ia tercatat sukses menjadi bagian penting dari tim muda Feyenoord yang menjuarai kompetisi Liga U-15 di Belanda.

Prestasi tersebut menjadi batu loncatan baginya untuk naik kasta ke level umur yang lebih menantang secara fisik dan taktik.

Meski usianya masih di bawah 17 tahun namun pada 2024 ia sudah dipercaya masuk ke dalam tim Feyenoord U-17.

Baca Juga: Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer

Data statistik menunjukkan bahwa ia tampil dalam sepuluh laga di ajang U17 Div. 1 Fall musim 2024/2025.

Memasuki awal tahun 2025 sang pemain mengambil keputusan besar untuk pindah ke klub baru demi jam terbang.

Quenay Soewarto kini resmi berseragam FC Dordrecht U-19 yang menjadi fase krusial dalam transisi karier profesionalnya.

Langkah ini dianggap sangat berani mengingat ia akan bersaing dengan pemain yang memiliki usia lebih tua darinya.

Kehadirannya di tim U-19 menunjukkan bahwa pemandu bakat di Belanda melihat potensi besar pada kemampuan individu sang pemain.

Publik kini terus memantau apakah ia mampu mempertahankan konsistensi performanya di klub barunya tersebut selama musim ini.

Load More