- Dua mitra produksi, PT GBI dan PT LTS, gugat Erspo di PN Jakarta Pusat terkait tunggakan Rp5 miliar.
- Tunggakan pembayaran jersey Timnas Indonesia mulai terjadi sejak Maret 2025 dan diduga dipicu kegagalan Piala Dunia.
- PN Jakarta Pusat menolak penundaan sidang Erspo, mewajibkan jawaban resmi pada 4 Maret 2026.
Suara.com - Kasus hukum menjerat eks apparel Timnas Indonesia, Erspo, yang diduga menunggak biaya produksi jersey kepada mitranya.
Dua perusahaan rekanan, yakni PT Grand Best Indonesia (GBI) dan PT Lucky Textile Semarang (LTS), resmi mengajukan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Gugatan ini dilayangkan lantaran Erspo belum melunasi biaya produksi jersey Timnas Indonesia dengan total tagihan mencapai sekitar Rp5 miliar.
Kuasa hukum PT GBI dan PT LTS, Ricky Kurnia Margono, menjelaskan bahwa kliennya terpaksa menempuh jalur hukum karena lelah terus diberi janji manis tanpa ada realisasi pembayaran dari pihak Erspo.
Menurut Ricky, kemacetan pembayaran dari Erspo sudah mulai terjadi sejak Maret 2025 lalu.
Secara rinci, Erspo memiliki tunggakan utang sekitar Rp2,2 miliar kepada PT GBI dan Rp2,8 miliar kepada PT LTS.
Ricky menduga, tersendatnya pelunasan tagihan ini berkaitan erat dengan kegagalan Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Kegagalan Skuad Garuda di kancah internasional tersebut disinyalir berdampak langsung pada siklus bisnis dan menurunnya daya beli masyarakat terhadap produk merchandise.
Akibatnya, ribuan potong jersey Timnas Indonesia yang telah selesai diproduksi justru tidak ditebus oleh Erspo dan kini mangkrak di gudang vendor.
Baca Juga: Subhanallah, Pemain Keturunan Indonesia Ini Akhirnya Memutuskan Percaya Allah SWT dan Pindah Agama
Kondisi tersebut sangat merugikan pihak produsen karena biaya operasional perawatan gudang terus berjalan, sementara apparel resmi Timnas Indonesia saat ini sudah berganti ke merek lain.
Dalam sidang perdana yang digelar di pengadilan, kuasa hukum Erspo, M. Ridha Avisena, sempat meminta penundaan waktu selama dua pekan untuk menyusun jawaban.
Namun, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak permintaan tersebut dan memutuskan untuk menggelar sidang lanjutan secara maraton.
Hakim mewajibkan pihak Erspo menyerahkan jawaban resmi pada 4 Maret 2026, yang kemudian langsung disusul dengan agenda pembuktian perkara pada 5 Maret 2026.
Kasus tunggakan bernilai miliaran rupiah ini kini menjadi sorotan tajam publik sepak bola Tanah Air dan diharapkan segera memberikan kepastian hukum bagi pihak vendor yang dirugikan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
-
Pelatih Bali United Menyesal Gagal Boyong Eliano Reijnders, Kenapa?
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya