Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:52 WIB
Thom Haye (Suara.com)
Baca 10 detik
  • John Herdman resmi memulai debut pelatih Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.

  • Ezra Walian dan Teja Paku Alam menjadi pilar lokal andalan pengganti pemain absen.

  • Enam pemain inti termasuk Thom Haye absen memperkuat Garuda akibat cedera dan sanksi.

Suara.com - Era kepemimpinan baru di kursi kepelatihan Timnas Indonesia kini resmi berpindah tangan ke sosok John Herdman.

Mantan pelatih timnas Kanada tersebut dipercaya PSSI untuk mengambil alih posisi yang sebelumnya ditempati oleh Patrick Kluivert.

Penunjukan ini merupakan langkah strategis federasi dalam mengejar target regenerasi pemain yang lebih progresif di tanah air.

Herdman membawa misi besar untuk mendongkrak level kompetitif skuad Garuda dalam persaingan sepak bola global yang kian ketat.

Ujian perdana bagi pelatih asal Inggris ini akan segera tersaji dalam turnamen prestisius bertajuk FIFA Series 2026.

Turnamen ini menjadi momentum krusial bagi sang arsitek untuk membedah kualitas seluruh penggawa Merah Putih secara mendalam.

Hasil dari ajang ini akan dijadikan parameter utama dalam menyusun kerangka tim untuk agenda internasional yang lebih besar.

Laga pembuka dijadwalkan mempertemukan Indonesia dengan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pertandingan yang digelar pada 27 Maret 2026 tersebut akan memperlihatkan sejauh mana adaptasi pemain terhadap taktik Herdman.

Baca Juga: Subhanallah, Pemain Keturunan Indonesia Ini Akhirnya Memutuskan Percaya Allah SWT dan Pindah Agama

Kemenangan di laga pertama menjadi harga mati demi mengamankan tiket menuju partai final yang bergengsi.

Jika berhasil menang, Indonesia bakal menantang pemenang antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada 30 Maret 2026 nanti.

Namun, persiapan tim sedikit terganggu dengan absennya gelandang kreatif Thom Haye karena harus menjalani masa hukuman.

Beruntung, John Herdman mengaku tetap optimistis karena telah menemukan beberapa alternatif yang memiliki kualitas setara.

Ia menegaskan tidak perlu terburu-buru melakukan naturalisasi baru karena stok pemain lokal di liga domestik sangat mumpuni.

Ezra Walian menjadi salah satu kandidat kuat yang diproyeksikan mengisi kekosongan peran di sektor lapangan tengah tersebut.

Load More