-
John Herdman resmi memulai debut pelatih Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.
-
Ezra Walian dan Teja Paku Alam menjadi pilar lokal andalan pengganti pemain absen.
-
Enam pemain inti termasuk Thom Haye absen memperkuat Garuda akibat cedera dan sanksi.
Suara.com - Era kepemimpinan baru di kursi kepelatihan Timnas Indonesia kini resmi berpindah tangan ke sosok John Herdman.
Mantan pelatih timnas Kanada tersebut dipercaya PSSI untuk mengambil alih posisi yang sebelumnya ditempati oleh Patrick Kluivert.
Penunjukan ini merupakan langkah strategis federasi dalam mengejar target regenerasi pemain yang lebih progresif di tanah air.
Herdman membawa misi besar untuk mendongkrak level kompetitif skuad Garuda dalam persaingan sepak bola global yang kian ketat.
Ujian perdana bagi pelatih asal Inggris ini akan segera tersaji dalam turnamen prestisius bertajuk FIFA Series 2026.
Turnamen ini menjadi momentum krusial bagi sang arsitek untuk membedah kualitas seluruh penggawa Merah Putih secara mendalam.
Hasil dari ajang ini akan dijadikan parameter utama dalam menyusun kerangka tim untuk agenda internasional yang lebih besar.
Laga pembuka dijadwalkan mempertemukan Indonesia dengan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pertandingan yang digelar pada 27 Maret 2026 tersebut akan memperlihatkan sejauh mana adaptasi pemain terhadap taktik Herdman.
Baca Juga: Subhanallah, Pemain Keturunan Indonesia Ini Akhirnya Memutuskan Percaya Allah SWT dan Pindah Agama
Kemenangan di laga pertama menjadi harga mati demi mengamankan tiket menuju partai final yang bergengsi.
Jika berhasil menang, Indonesia bakal menantang pemenang antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada 30 Maret 2026 nanti.
Namun, persiapan tim sedikit terganggu dengan absennya gelandang kreatif Thom Haye karena harus menjalani masa hukuman.
Beruntung, John Herdman mengaku tetap optimistis karena telah menemukan beberapa alternatif yang memiliki kualitas setara.
Ia menegaskan tidak perlu terburu-buru melakukan naturalisasi baru karena stok pemain lokal di liga domestik sangat mumpuni.
Ezra Walian menjadi salah satu kandidat kuat yang diproyeksikan mengisi kekosongan peran di sektor lapangan tengah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan