- Nathan Tjoe-A-On memecahkan rekor 2.332 menit bermain dalam 27 laga bersama Willem II, melampaui catatan tertingginya saat di Excelsior musim 2022/2023.
- Pemain berusia 24 tahun ini tampil konsisten sebagai starter dan sukses menyumbangkan satu gol serta satu assist untuk timnya di Liga Belanda.
- Kematangan bermain reguler ini menjadi modal kuat Nathan untuk bersaing ketat dengan nama-nama seperti Calvin Verdonk dan Dean James di Timnas Indonesia.
Suara.com - Bintang muda Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, tengah menikmati puncak performanya bersama Willem II di kancah sepak bola Belanda musim ini.
Pemain serbabisa ini baru saja menorehkan tinta emas dalam perjalanan karier profesionalnya berkat kepercayaan penuh dari sang pelatih.
Nathan Tjoe-A-On kini resmi mengumpulkan menit bermain terbanyak sepanjang kariernya selama berseragam Willem II di kompetisi kasta kedua Liga Belanda.
Hingga pertengahan musim 2025/2026 ini, ia tercatat sudah diturunkan dalam 27 pertandingan resmi di berbagai ajang.
Total akumulasi waktu bermain yang dicatatkan oleh pemain berusia 24 tahun tersebut telah menyentuh angka impresif yakni 2.332 menit.
Pencapaian fantastis ini sukses melampaui rekor pribadinya saat ia masih membela panji Excelsior pada musim 2022/2023 silam.
Kala itu, bek kiri andalan skuad Garuda ini mengumpulkan waktu bermain sebanyak 2.318 menit di semua kompetisi.
Kepercayaan absolut dari tim pelatih Willem II membuat Nathan kini menjadi sosok tak tergantikan di sektor sebelah kiri.
Ia sangat rutin dimainkan baik sebagai bek kiri murni maupun didorong sedikit ke depan menjadi sayap kiri menyesuaikan kebutuhan taktik tim.
Baca Juga: Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
Kehadirannya di atas lapangan bukan sekadar pelengkap formasi belaka bagi klub yang bermarkas di Tilburg tersebut.
Terbukti, Nathan sukses menyumbangkan kontribusi nyata berupa torehan satu gol dan satu assist krusial bagi Willem II musim ini.
Lonjakan jam terbang ini jelas menjadi sinyal sangat positif bagi perkembangan karier sepak bolanya di kancah Eropa.
Sebab pada musim-musim sebelumnya, Nathan lebih sering menghabiskan waktunya di bangku cadangan saat berseragam Swansea City dan SC Heerenveen.
Walau sempat kesulitan, pengalaman berharganya merasakan kerasnya atmosfer kompetisi di Inggris tetap menjadi bekal mental yang tak ternilai.
Ia tercatat pernah mencicipi ketatnya persaingan sepak bola di ajang divisi Championship, Piala FA, hingga Piala Liga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarex, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
-
5 Pemain Kunci PSG untuk Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci