-
Timnas China menuai kecaman karena berharap lolos Piala Dunia 2026 lewat diskualifikasi Iran.
-
Komunitas sepak bola internasional menyebut ambisi China sebagai delusi untuk menutupi kegagalan prestasi.
-
Upaya mendapatkan tiket Piala Dunia tanpa jalur kualifikasi dianggap mencederai nilai sportivitas olahraga.
Suara.com - Dunia sepak bola internasional saat ini sedang menyoroti ambisi kontroversial dari pihak China.
Timnas China tersebut dikabarkan tengah berharap bisa tampil di ajang bergengsi Piala Dunia 2026.
Harapan ini muncul bukan karena prestasi Timnas China di atas lapangan hijau yang gemilang.
"Jika Iran tidak dapat berpartisipasi karena penolakan visa AS atau sanksi FIFA, peluang dapat datang ke China sesuai dengan peringkat kualifikasi Asia," tulis NetEase, Inc.
Mereka justru melirik peluang untuk menggantikan posisi Iran yang saat ini tengah terancam sanksi.
Langkah Timnas China ini dianggap sebagai upaya mencari keuntungan instan tanpa kerja keras.
Komunitas bola global memberikan kritik tajam terhadap mentalitas yang ditunjukkan oleh otoritas sepak bola di sana.
"Perilaku China menjadi bahan ejekan khususnya karena "penghinaan publik" yang baru-baru ini mereka alami di tangan tim nasional Spanyol. Baru-baru ini, Asosiasi Sepak Bola China mengusulkan pertandingan persahabatan dengan Spanyol, favorit Piala Dunia, tetapi Spanyol mengatakan ingin bermain melawan tim yang secara taktik mirip dengan Arab Saudi dan lebih kuat, dan memilih Irak sebagai lawannya daripada China," tulis Chosun.
Banyak pihak menilai bahwa perilaku ini adalah bentuk delusi untuk menutupi kegagalan total mereka.
Baca Juga: Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Timnas China sebelumnya sudah dipastikan gagal mendapatkan tiket langsung menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Performa mereka di babak kualifikasi sangat jauh dari standar tim yang layak berkompetisi di tingkat dunia.
Kini keinginan mereka untuk merebut kursi Iran dianggap sebagai potret menyedihkan dari kemunduran prestasi mereka.
Alih-alih memperbaiki kualitas pemain, mereka justru berharap pada keajaiban sanksi administratif bagi negara lain.
Situasi ini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola Asia karena dianggap mencederai sportivitas.
Hingga saat ini FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait isu penggantian tim di kualifikasi tersebut.
Dunia tetap memandang rendah upaya lolos ke Piala Dunia 2026 yang hanya mengandalkan jalur belakang seperti ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!