Bola / Bola Dunia
Minggu, 01 Maret 2026 | 05:10 WIB
Serangan AS ke Iran (Al Jazeera)
Baca 10 detik
  • Richard Keys berhenti siaran karena serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

  • Donald Trump mengonfirmasi operasi tempur besar-besaran untuk menghancurkan ancaman dari rezim Iran.

  • Warga Inggris di Qatar dan sekitarnya diminta segera berlindung akibat serangan rudal.

Suara.com - Presenter senior Richard Keys secara mengejutkan menghilang dari layar kaca saat memandu program sepak bola.

Keputusan mendadak ini diambil tepat setelah militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran.

Keys yang kini menetap di Qatar melaporkan adanya suara ledakan keras di wilayah Doha saat sedang bertugas.

Kondisi keamanan yang tidak menentu di Timur Tengah memaksa pihak stasiun televisi beIN Sports menghentikan siaran.

Mantan wajah utama Sky Sports ini akhirnya memberikan kabar terbaru mengenai kondisi keselamatannya melalui platform X.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang khawatir akan situasi darurat di wilayah teluk tersebut.

Keys menuliskan pesan emosional yang secara terbuka menyerang kebijakan Presiden Amerika Serikat saat ini terkait serangan tersebut.

"Terima kasih atas semua pesan Anda. Tadi agak ramai. Saya tidak punya cukup ruang untuk mengungkapkan perasaan saya tentang si idiot Trump itu. Tidak ada acara hari ini," tulis Keys.

Keys juga mengonfirmasi bahwa kendali siaran langsung tersebut dialihkan sepenuhnya ke studio rekan mereka di London.

Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu

Selain itu, Keys menyampaikan pesan kedamaian bagi seluruh masyarakat yang berada di wilayah konflik melalui media sosialnya.

Anda akan berada di tangan rekan-rekan kami yang cakap di London. Pikiran & doa untuk semua orang di wilayah kami. Ramadan Kareem."

Krisis ini juga membuat Kantor Luar Negeri Pemerintah Inggris segera merilis peringatan resmi bagi warganya di sana.

Instruksi tegas tersebut ditujukan bagi warga negara Inggris yang berada di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

"Karena serangan rudal yang dilaporkan, warga negara Inggris di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab harus segera berlindung di tempat."

Pemerintah juga meminta agar semua warga tetap berada di dalam ruangan yang aman dan menghindari segala perjalanan.

Ketegangan di Timur Tengah mencapai puncaknya setelah aliansi Amerika Serikat dan Israel menyerbu wilayah kedaulatan Iran.

Sejumlah rudal dilaporkan menghantam wilayah ibu kota Teheran yang memicu kepanikan luar biasa di warga sipil setempat.

Militer Iran tidak tinggal diam dan langsung melakukan serangan balik ke arah Israel dan kawasan Teluk lainnya.

Aksi pengeboman masif ini dimulai sekitar pukul 09.40 waktu setempat pada hari Sabtu yang mengejutkan dunia internasional.

Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat memberikan konfirmasi resmi mengenai keterlibatan langsung militer mereka dalam operasi ini.

Ia mengklaim bahwa tindakan agresi tersebut dilakukan demi menghapus ancaman nyata yang datang dari rezim penguasa Iran.

“Beberapa waktu lalu, militer AS memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.”

Pihak Gedung Putih bersikeras bahwa prioritas utama mereka adalah melindungi warga Amerika dari bahaya yang dipicu oleh Teheran.

“Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman dari rezim Iran.”

Sementara itu, pejabat senior Iran melalui Reuters menyatakan bahwa mereka akan segera menuntut balas atas serangan ini.

Pemerintah Iran berjanji akan memberikan tanggapan militer yang jauh lebih kuat sebagai bentuk pertahanan diri mereka.

Kembali ke sosok Richard Keys, ia diketahui pindah ke Doha pada tahun 2013 bersama rekan setianya, Andy Gray.

Kepindahan tersebut terjadi setelah karier panjang mereka di Sky Sports berakhir akibat skandal komentar yang kontroversial.

Keduanya sempat terlibat masalah serius terkait komentar seksis terhadap seorang asisten wasit wanita bernama Sian Massey.

Rekaman pembicaraan yang bocor ke publik tersebut memicu protes luas hingga berujung pada pemutusan kontrak kerja mereka.

Andy Gray dipecat lebih dulu setelah bukti video perilaku tidak pantas lainnya terhadap presenter wanita muncul ke publik.

Richard Keys kemudian memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya di Sky Sports sebelum akhirnya berlabuh ke beIN Sports.

Di sisi lain, kehidupan pribadi pria berusia 68 tahun ini juga kerap menjadi sorotan media massa di Inggris.

Ia telah resmi menikah dengan Lucie Rose, wanita berusia 37 tahun, pada bulan Juni 2023 setelah menjalin hubungan lama.

Menariknya, Lucie Rose merupakan teman dekat dari Jemma, yang merupakan putri kandung Richard Keys sendiri.

Hubungan asmara ini sempat memicu konflik keluarga yang membuat Jemma memilih untuk tidak hadir dalam pesta pernikahan ayahnya.

Keputusan Keys untuk menikahi Lucie Rose terjadi setelah ia berpisah dengan istri pertamanya, Julia, yang sudah dinikahi puluhan tahun.

Pernikahan Richard Keys dengan Julia sebelumnya telah bertahan selama 36 tahun sebelum akhirnya hancur akibat kehadiran orang ketiga.

Kini, di tengah hiruk pikuk konflik militer global, sang presenter harus memprioritaskan keselamatan dirinya di tanah perantauan.

Belum ada kepastian kapan Keys akan kembali mengudara secara langsung dari studio beIN Sports di Qatar.

Para penggemar sepak bola kini hanya bisa memantau perkembangan situasi melalui media sosial pribadi milik sang presenter kawakan.

Load More