-
Piala Dunia 2026 terancam kacau akibat konflik geopolitik Amerika Serikat dan Iran belakangan ini.
-
Amukan kartel CJNG di Meksiko mengancam keselamatan penonton di kota tuan rumah Guadalajara.
-
FIFA terus memantau perkembangan keamanan global demi menjamin kelancaran turnamen sepak bola dunia.
Suara.com - Pesta sepak bola paling akbar di planet bumi, Piala Dunia 2026, kini tengah dibayangi awan gelap yang mengancam kelancarannya.
Ajang Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung dalam hitungan bulan justru berada dalam situasi penuh ketidakpastian.
Sederet konflik internasional serta gangguan keamanan domestik di negara penyelenggara menjadi pemicu utama kegaduhan ini.
Kekacauan mencuat mulai dari perseteruan bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran hingga teror kartel di Meksiko.
Padahal, turnamen ini direncanakan menjadi sejarah baru dengan melibatkan tiga negara sebagai tuan rumah bersama.
Sesuai jadwal, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bakal berbagi peran mulai 11 Juni sampai 19 Juli mendatang.
Sebanyak 48 tim nasional dari berbagai belahan dunia akan bersaing memperebutkan trofi paling bergengsi tersebut.
Penyelenggaraan ini tersebar di 16 kota, dengan rincian 11 di Amerika Serikat, 3 di Meksiko, dan 2 di Kanada.
Namun, ambisi merayakan olahraga ini terganggu oleh realitas politik yang memanas antara Washington dan Teheran.
Baca Juga: Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
Hubungan yang memburuk ini berdampak langsung pada partisipan turnamen, khususnya tim nasional Iran.
Iran dijadwalkan melakoni fase grup G sepenuhnya di wilayah kedaulatan Amerika Serikat tahun ini.
Dua laga krusial melawan Selandia Baru dan Belgia seharusnya digelar di Los Angeles yang padat penduduk.
Satu pertandingan lainnya melawan Mesir direncanakan berlangsung di Seattle pada tanggal 26 Juni nanti.
Ironisnya, situasi memanas setelah terjadi aksi saling balas serangan rudal antara kedua negara pada akhir Februari.
Ketegangan militer di kawasan Timur Tengah tersebut memicu keraguan publik mengenai keamanan para pemain Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog