-
Iran mempertimbangkan mundur dari Piala Dunia 2026 akibat serangan militer Amerika Serikat.
-
Presiden FFIRI Mehdi Taj meragukan partisipasi Iran setelah eskalasi konflik di Teheran.
-
Uni Emirat Arab disiapkan sebagai pengganti jika Iran resmi mengundurkan diri.
Keamanan para atlet menjadi prioritas utama yang harus dijamin sebelum mereka terbang menuju wilayah Amerika Utara.
Tanpa adanya jaminan keselamatan diplomatik, partisipasi Iran dianggap sebagai risiko besar bagi delegasi yang akan berangkat.
Secara administratif, Iran sebenarnya sudah menempati slot di Grup G bersama beberapa negara dari benua berbeda.
Berdasarkan jadwal, mereka seharusnya menghadapi tantangan dari tim Selandia Baru, Mesir, serta tim kuat Belgia.
Pertandingan pembuka mereka direncanakan berlangsung di SoFi Stadium yang berlokasi di wilayah Los Angeles.
Jika pengunduran diri benar-benar terjadi, FIFA memiliki protokol khusus untuk mengisi kekosongan kursi peserta turnamen.
Berdasarkan aturan peringkat dan hasil kualifikasi AFC, Uni Emirat Arab diprediksi akan menjadi kandidat kuat pengganti.
Perubahan komposisi grup ini tentu akan mengubah peta kekuatan serta strategi tim lain di Grup G.
Pihak otoritas sepak bola dunia sendiri terus mengupayakan agar semangat sportivitas tidak mati akibat konflik politik.
Baca Juga: Cak Nun Pernah Prediksi Soal Perang Iran vs Israel - AS Sejak 2012, Indonesia Bela Siapa?
FIFA berkomitmen untuk tetap menjaga jalannya kompetisi agar tetap aman bagi seluruh negara yang terlibat.
Sekretaris Jenderal FIFA juga telah memberikan pernyataan resmi terkait memanasnya suhu politik di wilayah Timur Tengah tersebut.
Organisasi tertinggi sepak bola tersebut menegaskan bahwa perlindungan terhadap integritas kompetisi adalah hal yang sangat krusial.
“Fokus kami adalah menyelenggarakan Piala Dunia yang aman dengan partisipasi semua tim yang memiliki kualifikasi,” tegas Grafström dalam pertemuan IFAB di Wales.
Langkah mitigasi sedang dipersiapkan untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk yang bisa terjadi sebelum bulan Juni.
Publik dunia kini menunggu keputusan akhir yang akan diambil oleh dewan olahraga tertinggi di negara Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Umpatan Rasis Striker Rafa Mir kepada Pemain Muslim: Anda Datang dengan Perahu Karet
-
Pelatih Persebaya Akui Ngeri dengan Persib Bandung
-
Cara Beli Tiket FIFA Series 2026, Resmi Dijual Hari Ini Lewat Livin Mandiri dan Situs Resmi Garuda
-
Pelatih Crystal Palace Sindir Manchester United Menang Gegara Penalti
-
4 Negara yang Berpeluang Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Ada Timnas Indonesia
-
Orang Dalam FIFA Blak-blakan Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
Atalanta Dipermalukan Jay Idzes Cs, Palladino Tolak Cari Alasan
-
Super League Pekan ke-24 Dimulai Hari Ini, Persebaya vs Persib jadi Laga Pembuka
-
Pep Guardiola Murka, Fans Ejek Jeda Buka Puasa di Premier League
-
Viral Video Pemain Liga Tunisia Tumbang Usai Jalani Laga Siang Hari saat Ramadan