- BI intervensi pasar cegah Rupiah anjlok akibat konflik AS-Iran.
- Rupiah dibuka melemah ke Rp16.830 per dolar AS pagi ini.
- Mayoritas mata uang Asia kompak memerah tertekan indeks dolar.
Suara.com - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasar keuangan domestik di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.
Langkah ini diambil menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memicu kepanikan pasar.
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas (DPMA) BI, Erwin Gunawan Hutapea, menyatakan bahwa bank sentral terus memantau ketat sentimen risk-off yang mulai menyelimuti pasar keuangan global pasca-serangan AS ke Iran.
"Bank Indonesia akan terus mencermati pergerakan pasar secara seksama dan merespons secara tepat, termasuk memastikan nilai tukar Rupiah bergerak sesuai dengan fundamentalnya," ujar Erwin dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (2/3/2026).
Guna meredam gejolak, BI memastikan akan tetap "hadir" di pasar. Strategi intervensi berlapis telah disiapkan, mulai dari transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri, hingga transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.
"BI juga akan terus mengoptimalkan kebijakan untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan suku bunga," tambah Erwin.
Berdasarkan data Bloomberg pada pembukaan perdagangan Senin (2/3/2026), nilai tukar Rupiah terpantau melemah ke level Rp16.830 per dolar AS. Angka ini menyusut 0,26 persen dibandingkan penutupan Jumat (27/2/2026) di level Rp16.787. Sementara itu, kurs referensi Jisdor BI tercatat berada di posisi Rp16.779 per dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan
-
Harga Emas Antam Semakin Tinggi, Tembus Rp 3,13 Juta/Gram
-
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing
-
Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran
-
Harga Emas Meroket di Pegadaian saat Perang Timur Tengah Berkecamuk