- Kiper Ajax, Maarten Paes, berterima kasih kepada pelatih Fred Grim atas kepercayaan yang membantu memulihkan ritme permainannya.
- Grim mendorong Paes untuk berkembang dan bermain dewasa selama pertandingan, terutama setelah mengalami cedera panjang.
- Paes merasa termotivasi karena bersaing sehat dengan dua kiper lain sambil menunjukkan kemampuannya dalam sesi latihan intensif.
Suara.com - Kiper Ajax, Maarten Paes, mengaku bersyukur atas peran besar pelatih Fred Grim memberikannya kepercayaan penuh.
Paes menilai kehadiran Grim, yang juga mantan penjaga gawang, sangat membantunya menemukan kembali ritme permainan.
“Dia ingin saya berkembang dalam pertandingan. Saya sempat cedera dan kehilangan ritme. Dia bilang saya harus tumbuh dalam laga dan bermain dengan dewasa,” ujar Paes kepada ESPN.
Menurutnya, kunci utama adalah tetap menjadi diri sendiri dan memahami apa yang harus dilakukan di lapangan.
Pendekatan tersebut memberinya kepercayaan diri untuk menuntaskan pertandingan penuh selama 90 menit.
Paes juga menyoroti proses persiapan jelang laga. Ia terbiasa menerima informasi taktik sedini mungkin, namun kali ini mendapat banyak detail dalam waktu singkat.
“Saya mendapat campuran informasi yang bagus dan bisa menunjukkan kemampuan saya,” katanya.
Di tim, ia juga bersaing secara sehat dengan dua kiper lain, yakni Erik Heijblok dan Harmen Kuperus. Situasi tersebut membuatnya semakin termotivasi untuk tampil maksimal.
Meski baru menjalani laga penuh setelah lama absen, Paes memastikan kondisinya semakin membaik.
Baca Juga: Justin Hubner Impresif, Persaingan Bek Tengah Timnas Indonesia Makin Membara
“Awal pekan saya merasakan banyak menendang bola, sudah lama tidak seperti itu. Otot-otot terasa, tapi sekarang saya pulih dengan baik. Latihan hari ini juga sangat menyenangkan,” jelasnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day