- Justin Hubner mencetak gol penting saat Fortuna Sittard menang 3-2 melawan NEC Nijmegen di Eredivisie pada 1 Maret 2026.
- Performa impresif Hubner dengan dua gol dan satu assist musim ini menantang duet bek tengah Timnas Indonesia lainnya.
- Pelatih John Herdman kini memiliki pilihan sulit terkait komposisi bek tengah menjelang FIFA Series Maret mendatang.
Suara.com - Persaingan untuk merebut satu tempat di jantung pertahanan Timnas Indonesia kini semakin memanas.
Sinyal kuat datang dari Belanda, di mana bek andalan Skuad Garuda, Justin Hubner kembali menunjukkan kelasnya bukan hanya dalam bertahan, tetapi juga dalam mencetak gol krusial untuk klubnya, Fortuna Sittard.
Dalam laga pekan ke-25 Eredivisie, Minggu (1/3/2026), Hubner sukses menyumbangkan satu gol penting yang turut mengantar Fortuna Sittard meraih kemenangan dramatis 3-2 atas tuan rumah, NEC Nijmegen.
Gol tersebut tidak hanya bernilai tiga poin yang menjaga asa timnya menembus kompetisi Eropa, tetapi juga menjadi gol keduanya musim ini, sebuah catatan produktif untuk seorang pemain bertahan.
Performa impresif Hubner ini datang di saat yang tepat, seolah mengirimkan pesan langsung kepada pelatih John Herdman.
Selama ini, posisi bek tengah Skuad Garuda seolah sudah menjadi milik duet paten Jay Idzes dan Kevin Diks di era Kluivert.
Keduanya memang tampil luar biasa konsisten sebagai pilar di klub masing-masing yang berlaga di liga top Eropa, Serie A Italia dan Bundesliga Jerman.
Namun dengan stabilitas menit bermain yang tinggi di Fortuna Sittard, Hubner membuktikan bahwa ia bukan sekadar alternatif.
Total 19 penampilan dengan kontribusi dua gol dan satu assist adalah bukti nyata bahwa pemain berusia 22 tahun ini berada dalam ritme kompetitif terbaiknya dan siap menantang dominasi Idzes dan Diks.
Baca Juga: Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
Kini pelatih John Herdman dihadapkan pada sebuah pilihan yang sulit menjelang debutnya di ajang FIFA Series akhir Maret ini.
Jika ia menerapkan skema empat bek, persaingan sengit antara tiga nama top ini untuk dua posisi akan tak terhindarkan.
Namun, jika pelatih asal Kanada itu memilih formasi tiga bek, trio Idzes, Diks, dan Hubner diyakini menjadi kombinasi paling ideal untuk membentuk tembok kokoh di lini belakang.
Apa pun skema yang akan dipilih, satu hal yang pasti yaitu penampilan gemilang Justin Hubner di Belanda telah mengubah peta persaingan.
Ia bukan lagi sekadar pelapis, melainkan telah menjelma menjadi pesaing serius yang siap mengklaim satu tempat utama di jantung pertahanan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
-
Pengakuan Maarten Paes: Gabung Timnas Indonesia Jadi Kunci Perkembangan Karier
-
Nyaris Blunder, Maarten Paes Sukses Tebus Kesalahan dan Catat Nirbobol Perdana di Ajax
-
Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
-
Emil Audero Kebobolan Dua Gol di Menit Akhir, Cremonese Tumbang dari AC Milan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!