- Persija Jakarta akan menghadapi Borneo FC Samarinda pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di JIS, Selasa (3/3/2026).
- Persija mengincar kemenangan keempat beruntun meskipun kalah 1-3 di pertemuan putaran pertama sebelumnya.
- Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyatakan tim dalam kondisi optimal meski mengakui kekuatan solid Borneo FC.
Suara.com - Persija Jakarta dihadapkan lawan kuat yakni Borneo FC Samarinda dalam laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026).
Ambisi besar menyala di tubuh Persija. Setelah mencatatkan hattrick kemenangan, Macan Kemayoran kini memburu kemenangan keempat secara beruntun kontra Pesut Etam.
Meski mengakhiri laga dengan kekalahan skor 1-3 di putaran pertama, pertandingan tersebut menyimpan cerita berbeda di balik angka.
Persija tampil dominan dalam penguasaan bola dengan 63 persen, mencatatkan 10 tembakan tepat sasaran, serta membukukan 395 umpan sukses.
Statistik itu menjadi bukti bahwa secara permainan, Macan Kemayoran memiliki fondasi yang kuat untuk membalikkan keadaan.
Terlebih lagi, memasuki putaran kedua, Persija hadir dengan wajah baru setelah diperkuat tujuh pemain anyar yang menambah kedalaman skuad sekaligus variasi taktik.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, memastikan anak asuhnya berada dalam kondisi optimal jelang laga penting tersebut.
“Kami melakukan apa yang telah direncanakan minggu ini. Kami juga datang dari pertandingan penting di luar kandang (vs Malut United) dan meraih tiga poin," kata Souza kepada awak media.
"Tim cukup termotivasi, kami tahu pentingnya pertandingan besok. Saya berharap kami bisa mempraktikkan semua hal yang telah kami latih untuk pertandingan,” jelasnya.
Baca Juga: Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
Ia pun tak menutup mata terhadap kualitas lawan. Borneo FC dinilainya sebagai tim yang solid dan konsisten sepanjang musim Super League.
“Borneo terus melakukan perbaikan dalam kompetisi ini. Mereka adalah tim kuat. Sulit untuk bisa konsisten di papan atas seperti mereka. Pasti pertandingan akan berjalan sulit,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka
-
Link Live Streaming Persebaya vs Persib Bandung: Jaminan Laga Sengit di GBT
-
Bali United Dalam Bahaya, Lewatan Enam Laga Tanpa Kemenangan
-
PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo
-
WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut
-
WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya