- Gary Neville memprediksi Manchester United akan mengamankan posisi ketiga klasemen Premier League musim ini.
- Aston Villa dianggap paling rentan gagal finis zona Liga Champions karena performa menurun dan cedera pemain.
- Persaingan memperebutkan lima slot Liga Champions semakin ketat dengan enam poin memisahkan MU di posisi tiga hingga Chelsea di posisi enam.
Suara.com - Persaingan tiket Liga Champions lewat Premier League memasuki fase krusial.
Legenda Manchester United, Gary Neville, memprediksi satu tim yang menurutnya rentan gagal finis di lima besar.
Premier League hampir pasti mendapatkan lima slot Liga Champions musim depan berkat performa klub-klub Inggris di kompetisi Eropa.
Dua tempat teratas diyakini akan menjadi milik Arsenal dan Manchester City yang tengah bersaing dalam perebutan gelar.
Tiga tiket tersisa diperebutkan ketat. Hanya enam poin yang memisahkan Manchester United di posisi ketiga dengan Chelsea di urutan keenam.
Dalam podcast pribadinya, Neville secara terbuka menyatakan keyakinannya terhadap Manchester United.
“Saya pikir United pasti akan finis di posisi ketiga dan saya tidak percaya saya mengatakan ini jika melihat posisi kami enam minggu lalu.” ujar Neville.
Ia menilai momentum kini berpihak pada Setan Merah. Menurut Neville, jadwal berat akan dihadapi semua pesaing, tetapi Manchester United dinilai paling stabil.
Tim yang disebut Neville paling terancam adalah Aston Villa. Meski saat ini berada di posisi empat besar, performa tim asuhan Unai Emery dinilai menurun.
Baca Juga: Tak Ada Tawar Menawar! Tiket Liga Champions Jadi Harga Mati buat Juventus
Villa baru saja kalah mengejutkan 0-2 dari Wolverhampton Wanderers, hasil yang membuat Manchester United menyalip mereka setelah menang 2-1 atas Crystal Palace.
Neville mengakui ia berharap Villa bertahan di lima besar, tetapi cedera menjadi faktor utama.
"Cedera seperti yang dialami mereka [Villa] di lini tengah sedikit memukul tim tersebut. Unai Emery kehilangan sejumlah pemainnya,"
"Cedera akan menjadi faktor besar, begitu juga dengan kompetisi lainnya. Namun saat ini mereka berada dalam situasi berbahaya, mereka rentan dalam perebutan posisi Liga Champions," tegasnya.
Dengan hanya 10 pertandingan tersisa, persaingan lima besar Premier League semakin ketat.
Manchester United disebut memiliki momentum terbaik, Liverpool menjaga konsistensi, Chelsea terus menekan, sementara Aston Villa dinilai mulai kehilangan stabilitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang
-
Pastikan Kondisi Bugar, Julio Cesar Siap Hadapi Semen Padang
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
Laga Beda Misi, Ini Link Live Streaming Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Penjelasan Resmi PSSI Soal Pemain Timnas Indonesia Bermasalah Paspor di Liga Belanda
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday