-
AFC menunda jadwal Liga Champions 2025/2026 karena serangan militer Amerika Serikat-Israel ke Iran.
-
Keselamatan pemain, ofisial, dan suporter menjadi alasan utama penyesuaian jadwal kompetisi Regional Barat.
-
Tim nasional putri Iran mendapatkan dukungan penuh dari AFC selama berlaga di Australia.
Suara.com - Konfederasi Sepak Bola Asia AFC saat ini tengah menghadapi tantangan besar dalam menyusun kembali kalender kompetisi musim 2025/2026.
Situasi keamanan di wilayah Iran yang tidak menentu menjadi alasan utama di balik kebijakan penundaan jadwal pertandingan terbaru.
Hingga hari Selasa ini, otoritas sepak bola tertinggi di Asia tersebut terpantau belum memberikan tanggal pengganti yang pasti.
Langkah ini diambil menyusul adanya eskalasi militer yang melibatkan serangan Amerika Serikat serta Israel ke wilayah kedaulatan Iran.
Kondisi geopolitik yang semakin memanas di kawasan tersebut memaksa pihak penyelenggara untuk bertindak sangat hati-hati demi keselamatan nyawa manusia.
Ketidakpastian ini mencakup tiga kasta kompetisi klub utama yakni Liga Champions Elite, Liga Champions Dua, serta Liga Challenge.
AFC sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa duel leg pertama babak 16 besar untuk Liga Champions Elite harus mengalami perubahan jadwal.
Sedianya, pertandingan krusial untuk Regional Barat tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 2 hingga 3 Maret 2026 ini.
Namun, ancaman serangan udara dan situasi keamanan yang labil membuat pelaksanaan laga di tanggal tersebut menjadi sangat berisiko.
Baca Juga: Masalah Baru Piala Dunia 2026: Hadiah dari FIFA Dianggap Tak Cukup Cuma Bikin Boncos
Kebijakan serupa juga diterapkan pada ajang perempat final Liga Champions Dua serta Liga Challenge yang melibatkan tim-tim Regional Barat.
Pertemuan yang seharusnya bergulir pada tanggal 3 dan 4 Maret 2026 kini resmi masuk dalam daftar agenda yang harus disusun ulang.
Pihak manajemen kompetisi terus berupaya mencari celah waktu yang aman agar integritas turnamen tetap terjaga meski dalam kondisi darurat.
Di sisi lain, para penggemar sepak bola di kawasan Timur Tengah harus bersabar menunggu pengumuman resmi mengenai lokasi dan waktu pengganti.
AFC menyadari bahwa stabilitas keamanan adalah faktor non-teknis yang paling krusial dalam menyelenggarakan turnamen berskala internasional.
Proses koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak terkait guna memitigasi segala risiko buruk yang mungkin terjadi di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang
-
Pastikan Kondisi Bugar, Julio Cesar Siap Hadapi Semen Padang
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
Laga Beda Misi, Ini Link Live Streaming Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Penjelasan Resmi PSSI Soal Pemain Timnas Indonesia Bermasalah Paspor di Liga Belanda
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday