- Mesut Ozil, setelah pensiun pada Maret 2023, menceritakan peran ibu membentuk karakter dan kariernya.
- Ozil menekankan pentingnya berbagi kekayaan dan menjaga kepribadian meski meraih kesuksesan dan jabatan.
- Mantan pemain Arsenal itu kini menikmati kedamaian pasca-pensiun sambil rutin mendalami ajaran Islam.
Suara.com - Apa kabar Mesut Ozil? Mantan pemain Arsenal itu sekarang sedang menikmati hidup usai pensiun sebagai pesepak bola.
Di bulan suci Ramadan 2026, Ozil dalam wawancara dengan salah satu televisi Turki yang tayang 1 Maret lalu banyak menceritakan soal kehidupan pribadinya serta peran penting sang ibu di kariernya.
Ozil enegaskan bahwa kesuksesan kariernya tidak lepas dari didikan sang ibu. Ia mengenang masa kecilnya sebagai perantau di Jerman.
“Di Jerman sebagai perantau, kami seperti ditempatkan di tempat terpisah. Di lingkungan tempat tinggal kami lebih banyak orang asing. Di tengah keberagaman itu, kami berusaha menjaga budaya dengan persatuan dan kebersamaan.” ucap Ozil seperti dilansir dari VAV TV
Bagi Ozil, peran sang ibu sangat besar untuk membentuk karakternya saat ini. San Ibu juga yang jadi penjaga bagi Ozil dan keluarga selama berada di tanah orang.
“Ibu saya selalu berkata, ‘Suatu hari ketika kamu meraih ketenaran dan jabatan, jangan pernah kehilangan kepribadianmu. Jangan menganggap uang yang kamu peroleh hanya milikmu, belajarlah berbagi. Bukan hanya kepada keluarga dan orang terdekat, tetapi juga kepada siapa pun di dunia yang membutuhkan bantuan.’”
“Orang yang membuat saya menjadi Mesut Ozil hari ini, baik secara karakter maupun karier, adalah ibu saya.”
Di momen yang sama, Ozil kembali menceritakan momen tak mengenakkan saat kecil dan tinggal di Jerman. Ozil menyebut bahwa dirinya dicap sebagai orang asing.
“Di Jerman saya dianggap orang asing, ketika datang ke Turki saya disebut perantau. Anda seperti berada di antara dua dunia.”
Baca Juga: Dubai Edisi Ramadan: Saat Burj Khalifa Jadi Saksi Dentuman Meriam dan Lumeran Kunafa
Namun, ia mengaku selalu bangga saat kembali ke Turki.
“Ketika melihat azan dan bendera Turki, kami merasa bangga.”
Di awal Ramadan 2026, Ozil sempat mengunjungi kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. Ia mengaku tersentuh dengan kondisi para pengungsi.
“Kami pergi ke sana untuk membantu dan memberi semangat. Syukurlah saya pergi.”
Ia terkesan dengan sambutan masyarakat setempat.
“Ketika mereka tahu kami datang dari Turki, senyum di wajah mereka sangat menyentuh saya. Mereka berkata, ‘Datanglah lagi, jangan lupakan kami.’”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr